Oknum Guru PNS SDN Payungmakmur Diduga Kuat Menganiaya Siswa

0
557
Foto Ilustrasi

Pubian-Dutalampung Online– Salah satu oknum guru Pegawai Negri Sipil (PNS), di SDN Kampung Payung Makmur, Kecamatan Pubian, Kabupaten Lampungtengah, inisial (Em), diduga kuat sering menganiaya muridnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh Harian Dutalampung Online, baru-baru ini seorang murid mengalami luka dan berdarah pada kepalanya akibat di pukul menggunakan tempat air minum. Bahkan siswa tersebut sempat dilarikan ke rumah sakit dan mendapat perawatan oleh dokter.

Terpisah, saat kru Dutalampung Online, menyambangi rumah korban, membenarkan jika putranya telah mendapat perlakuan tidak menyenangkan oleh oknum guru SDN setempat. Bahkan orang tua korban mengaku pernah didatangi oleh oknum guru tersebut dan mendapat ancaman jika tidak mau berdamai anaknya akan dikeluarkan pada sekolah SDN Payung Makmur.

“Kami pernah didantangi oleh Em dan diancam jika tidak mau berdamai anak saya akan dikeluarkan pada sekolahnya. Terpaksa kami menuruti permintaannya,”ungkap narasumber.

Narasumber juga menceritakan, Em pernah memberikan sejumlah uang sebagai pengganti perobatan. Namun uang yang diberikan tidak sesuai dengan penderitaan yang dialami oleh anaknya.

“Sebagai tanda berdamai Em memberikan uang kepada kami untuk biaya perobatan,”ujar narasumber.

Sejumlah narasuber yang ditemui secara terpisah juga mengaku jika, perbuatan Em bukan kali pertama. Em sering melakukan kekerasan terhadap siswanya tanpa ada alasan dan penyebab yang jelas.

Oknum guru PNS, SDN Payung Makmur, Em saat dimintai keterangan oleh kru media ini, terkait masalah tersebut menanggapi secara emosi.  Dirinya nampak tidak senang dikonfirmasi terkait dugaan penganiayaan yang dilakukannya.

“kenapa kesini, urusan saya dengan murid saya sudah kami selesaikan,”ujarnya dengan nada keras dan kurang menyenangkan.

Terpisah pula, berdasarkan keterangan salah satu Ketua Komisi DPRD Lampungtengah, Sumaryono, dalam status akun facebook yang diunggah beberapa waktu lalu mengatakan,akibat saat anak anak di cubit ,di pukul dan di hukum oleh guru bisa di pidanakan maka mutu anak didik menurun drastis .

“Sekolah yg tujuannya supaya anak anak pintar ,cerdas dan bisa mengerjakan soal juga memecahka masalah menjadi bisa dan berakhir terbalik,’ujarnya.(*)