20 Warga di Satu Kelurahan di Bandar Lampung Positif Corona, Hampir 200 Rapid Test Dilakukan

0
227

Lampung,(Duta Lampung Online)- Sebanyak 20 hingga 25 warga di satu kelurahan di Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung positif terinfeksi virus corona (Covid-19).

Hal ini membuat Tim Gugus Tugas Bandar Lampung mengambil sampel rapid test terhadap 200 warga lainnya.

Paling banyak menyumbang pasien positif Covid-19 yakni di Kelurahan Pidada, Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung.

Menyikapi hal tersebut, Wali Kota Bandar Lampung, Herman HN mengatakan, di wilayah Kecamatan Panjang untuk saat ini banyak warga yang terpapar virus corona.

Herman HN Wali Kota Bandar Lampung 1
Wali Kota Bandar Lampung, Herman HN (YouTube KompasTV/Tangkapan Layar)

Hal itu disampaikan Wali Kota Bandar Lampung, Herman HN dalam video yang diunggah di kanal YouTube KompasTV, Minggu (28/6/2020).

Herman menyebut, saat ini Tim Gugus Tugas telah melakukan rapid tes terhadap ratusan warga di kawasan Kecamatan Panjang.

Ia menjelaskan, ada tiga kelurahan di Kecamatan Panjang yang melaksanakan rapid test.

Pelacakan dilakukan di tiap-tiap Keluarahan yang warganya diduga terpapar Covid-19.

Sebanyak 50 hingga 100 warga yang masuk dari bagian pelacakan di setiap kelurahan menjalani rapit test.

“Artinya kita rapid test semua, ada berapa kelurahan kita rapid test,” kata Herman.

“Sekitar rata-rata 50-100, ada dua atau tiga kelurahan,”imbuhnya.

Herman menyatakan, 200 warga di Kelurahan Pidada, Kecamatan Panjang telah menjalani rapid test.

Selain di Kelurahan Pidada, kelurahan lain yang juga mendapatkan rapid test secara massal yakni Kelurahan Panjang Selatan.

Ia menambahkan, di tiap kelurahan tersebut dilakukan sebanyak 50 rapid test.

Rapid Test Kelurahan Lampung
Tim Gugus Tugas Bandar Lampung mengambil sampel rapid test terhadap 200 warga (YouTube KompasTV/Tangkapan Layar)

“Di Pidada itu mungkin sudah hampir 200 rapid test karena tidak ada yang lebih banyak,” ujar Herman.

“Untuk di Panjang Selatan kita sudah 50 dan ada satu kelurahan lainnya, di kecamatan itu juga kita rapid test 50 karena itu dikit,” paparnya.

Hasil dari rapid test di Kelurahan Pidada terdapat 20 warga reaktif dari 200 warga yag menjalani rapid test.

Menurut Herman, secara keseluruhan kasus pasien positif Covid-19 di Kecamatan Panjang mencapai 25 orang.

“Yang paling banyak di Pidada itu, lebih dari 20,” ucapnya.

Hingga kini, Tim Gugus Tugas Kota Bandar Lampung tengah melakukan langkah penutupan sementara terhadap hiburan malam yang tanpa memilki dokumen resmi guna memutus mata rantai penyebaran virus corona.(Rilis)