Masih Tabukah Bicara HIV?

0
44

Lampung, (Duta Lampung Online) – Sebagian masyarakat masih mengganggap tabu ketika membicarakan Dan mendiskusikan virus HIV di dalam keluarga, hal ini karena terlanjur masalah HIV dianggap masalah kutukan dan melanggar Norma-norma dan aturan yang berlaku dimasyarakat.

Hal ini terjadi turun temurun dari generasi ke generasi. Sebagai anak muda dalam perkembangan yang dengan gempuran pornografi, porno aksi dan akses internet di dalam genggaman tentu saja membuat posisi anak muda yang rasa ingin taunya sangat tinggi tidak dapat bimbingan dan arahan dari keluarga untuk terhidar dari ganasnya peyebaran virus HIV.

Virus HIV hanya ada di tiga cairan tubuh manusia yaitu : cairan darah, cairan sperma dan cairan Vagina. Sedangkan cara penularan HIV dapat melalui : penggunaan jarum suntik yg tidak stiril, hubungan seks berisiko, dari ibu hamil ke bayi dalam kandungannya dan transplantasi organ yg tercemar HIV.

Karena rendahnya pengetahuan tentang pencegahan penularan HIV membuat kelpok anak muda renta terhadap penularan HIV.

Berdasarkan data dinas kesehatan provinsi Lampung mencatat 6.020 warga di provinsi Lampung terinfeksi virus HIV. Siapakah yang paling bertanggung jawab terhadap penyebaran penularan HIV? Jawabnya tentu saja pemerintah dan masyarakat. (Alit)