Bandar Lampung – Seorang warga Salatiga Jawa Tengah (Jateng), Muhammad Iqbal menjadi donatur tetap gerakan sedekah oksigen. Kegiatan amal itu diinisiasi oleh Gusdurian Lampung dan PC GP Ansor Way Kanan melalui alumni Bimbingan Belajar Pasca Ujian Nasional (BPUN).
“Dana yang masuk bisa membeli 170 pohon buah, selanjutnya akan disalurkan ke tiga pesantren Desember mendatang,” ujar penanggung jawab keuangan sedekah oksigen Anisa Yuliani Minggu, (9/10/2016).
Menurut Muhammad Iqbal, gerakan yang didukung Society of Indonesian Environmental Journalists (SIEJ) atau Masyarakat Jurnalis Lingkungan Indonesia Wilayah Lampung itu sangat positif dan strategis dilihat dari berbagai sudut pandang.
“Saya ingin mengapresiasi dan bersimpati pada semua pihak yang berhubungan dengan terlaksananya kegiatan semacam ini,” ujar Iqbal yang bertempat tinggal di Jalan Taman Pahlawan nomor 17 RT/RW 02/04 Kutowinangun Lor Kecamatan Tingkir, Salatiga.
Ia optimistis, kegiatan sedekah oksigen bisa menjadi mata rantai pembangunan kehidupan manusia. “Kegiatan seperti ini bisa menjadi bara yang membakar semangat dan keyakinan pada kegiatan positif lain, khususnya untuk anak-anak muda,” kata Iqbal.
Sedekah oksigen merupakan gerakan menanam pohon 50 buah jenis mangga Thailand dan nangkadak (persilangan nangka dengan cempedak) di setiap pesantren. Targetnya 14 pondok pesantren di 14 kecamatan di Way Kanan, Lampung. Tujuannya, sebagai salah satu jalan menghambat pemanasan global, meningkatkan air tanah, meneduhkan lingkungan hingga menciptakan kemandirian pesantren dan para santri.
Capaian sedekah oksigen saat ini adalah empat pesantren. Bagi Anda yang berminat sedekah oksigen, Rp50 ribu per batang pohon buah bisa menghubungi nomor telepon 081540890056, 085367282712, atau 082279005826. Sedekah oksigen bisa disalurkan ke rekening Bank BNI 0426013904 atas nama Anisa Yuliani.(*)



















