Walikota Metro Ajak Masyarakat Untuk Donor Darah

0
95
(foto istimewa)

Metro(DLO)-  Dari data secara keseluruhan, Kebutuhan darah di rumah sakit dalam satu bulannya dapat mencapai 1200 sampai 1300 kantong darah yang dibutuhkan. Karenanya, PMI terus mengajak kepada masyrakat untuk ikut mendonorkan darahnya ke PMI.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Metro Achmad Pairin dalam kegiatan Penandatangan Kerjasama antara PMI Kota Metro dan Sejumlah Rumah Sakit yang ada di Kota setempat, Rabu (10/5/2017).

“Cakupan kebutuhan darah saat ini masih 85 persen dari kebutuhan. Sekarang ini yang perlu kita tekankan agar darah itu aman untuk dikonsumsi pasien. Untuk mendorong agar masyarakat mau mendonorkan darahnya ya sosialiasi. Tugas PMI pertama mencari orang yang mau mendonor dan yang kedua mendistribusikan darah. Dalam pendistribusian harus darah yang betul-betul layak untuk dipakai. Karena tujuan kita adalah menyelamatkan nyawa, jangan sampai karena kesalahan malah membunuh,” bebernya.

Sementara itu, Wakil Ketua PMI Yahya Wilis didampingi dr. Puji menerangkan, kebutuhan darah di rumah sakit Kota Metro setiap tahun selalu meningkat, karena rumah sakit di Kota Metro merupakan rujukan dari daerah lain. Dan kesadaran masyarakat Kota Metro untuk mendonorkan darahnya saat ini masih kurang. dari donor darah sukarela, hanya 50 persen dari kebutuhan. Sisanya merupakan donor pengganti.

“Donor darah sukarela itu warga datang ke PMI ataupun kami yang mencari. Kalau donor darah pengganti itu donor darah dari keluarga. Misal ada yang sakit, anaknya atau sepupunya yang donor darah. Untuk donor sukarela itu baru 50 persen atau setengahnya. Selebihnya dari donor darah pengganti,” ujarnya.

Dijelaskannya, PMI Kota Metro akan terus melakukan edukasi kepada masyarakat akan pentingnya donor darah. Karena di Kota Metro tingkat kesadaran masyarakat dinilai masih kurang. Oleh karena itu, dirinya berharap bisa meningkatkan donor darah sukarela di Kota Metro dan menciptakan lumbung darah baru. Selain itu, kepada pemerintah daerah agar bisa mengajak para PNS untuk mendonorkan darahnya.

“Selama ini kami bekerjasama dengan komunitas OI (Orang Indonesia), komunitas lain seperti Vihara, PSMTI dan lainya bergerak untuk mencari darah ke Lampung Timur dan Lampung Tengah bahkan juga Tanggamus,” tutupnya.(*)