Wali Kota Herman HN Serahkan Piala Bergilir Untuk Ogoh-Ogoh Terbaik

0
124
Wali Kota Herman HN Serahkan Piala Bergilir Untuk Ogoh-Ogoh Terbaik (foto istimewa)

Bandarlampung (DLO) – Pada pawai dan atraksi ogoh-ogoh yang dipusatkan di Tugu Adipura, Bandarlampung, Senin (27/3) kemarin, Wali Kota Herman HN menyerahkan piala bergilir untuk yang terbaik. Kegiatan tersebut dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi, Selasa 28 Maret 2017.

“Saya berharap tahun depan jumlah atraksi dari ogoh-ogoh bertambah banyak. Sehingga dalam perlombaan untuk memperebutkan piala bergilir wali kota, bisa lebih meriah lagi,” ujar Herman HN.

Ia menguraikan, adanya pawai dan atraksi ogoh-ogoh memberikan manfaat bagi Kota Bandarlampung. Sebab kegiatan tersebut bisa menarik wisatawan untuk berkunjung. “Setiap acara yang dibuat semoga bisa menghadirkan wisatawan lokal ke Kota Bandarlampung,” ungkapnya.

Orang nomor satu di Kota Tapis Berseri ini menambahkan, kegiatan serupa akan terus diadakan setiap tahun, terlebih hal itu merupakan kerjasama Pemkot Bandarlampung dengan PHDI (Parisadha Hindu Darma Indonesia) Bandarlampung untuk mendulang minat wisatawan. “Tahun ini Pemkot Bandarlampung tidak bisa membantu banyak karena sebagian anggaran telah dicoret, tapi bagus masih bisa berlangsung,” kata dia.

Berdasarkan hasil pantauan, warga cukup antusias menyaksikan pertunjukan ogoh-ogoh dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi yang digelar Parisadha Hindu Darma Indonesia (PHDI) tersebut.

“Sebagai warga tentunya sangat menyambut antusias, sebab sekarang sudah jarang daerah yang konsisten melestarikan budaya seperti atraksi ogoh-ogoh ini kecuali Bali. Di Kota Bandarlampung buktinya terus diadakan, artinya pemerintah masih peduli,” ujar Nova (30).

Sementara Ketua PHDI Bandarlampung, I Putu Suarta Ardyana mengatakan, pawai ini telah berjalan selama delapan kali, dan animo masyarakat selalu antusias. “Animo masyarakat selalu antusias dan acara ini akan terus dilaksanakan,” kata dia.

Dia memaparkan, dalam pawai dan atraksi tersebut ada tujuh ogoh-ogoh yang mewakili sosok angkara murka atau kejahatan beraksi. “Pada tahun ini ada yang berbeda, penampilan Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kota Bandarlampung ikut meramaikan,” tutupnya. (*)

Sumber:Lentera SL