Trauma Gempa Belum Hilang, Kini Mamuju Kembali Dilanda Banjir

0
19

Sulawesi Barat, (Duta Lampung Online) – Trauma gempa belum hilang, kini Mamuju kembali dilanda banjir dan membuat kepanikan, seperti diketahui Gempa bumi dengan magnitudo (M) 5,8 melanda Mamuju, Sulawesi Barat. Banjir ini terjadi kemarin, Rabu (8/6/2022).

Banjir yang merendam sejumlah kawasan di Kabupaten Mamuju sejak Minggu sore hingga malam akibat hujan dengan intensitas ringan hingga sedang, menyebabkan meluapnya sungai yang memicu banjir bandang yang melanda beberapa titik yang tergenang air, bahkan sampai dada orang dewasa. Ruas jalan poros yang tertimbun longsor dan ada pula rumah yang hanyut.

Selain merendam perumahan warga di linkungan Sese, banjir juga merendam sejumlah pemukiman warga di Kota Mamuju diantaranya di wilayah BTN Ampi, di sekitar Kompleks Stadion Manakarra Mamuju, BTN Binanga, BTN Korongana, Jalan Hapati Hasan, di lingkungan Sese, dan Desa Bambu. Banjir juga merendam jalan Trans Sulawesi di jalan Urip Sumoharjo yang melintasi di tengah Kota Mamuju, jalan tersebut tergenang banjir.

Sementara itu Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulbar, Amri Ekasakti mengatakan selain wilayah Kabupaten Mamuju, dampak hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang juga meluas hingga ke Kabupaten Mamasa dan Majene.

Tim SAR gabungan dari Basarnas bersama TNI dan Polri serta BPBD melakukan proses evakuasi yang di Lingkungan Sese, derasnya arus air yang menggenangi kawasan itu cukup deras sedikit menghambat proses evakuasi namun pada akhirnya proses evakuasi tetap berjalan lancar.

Gubernur Sulbar Akmal Malik, pada Minggu malam langsung meninjau kawasan terendam banjir di Lingkungan Sese dan meminta agar BPBD, pemerintah kabupaten, Dinas Sosial serta Dinas PUPR agar terus berkoordinasi untuk memastikan kesiapan armada Dan Fokus dulu pada penyelamatan korban.

“Jangan sampai masyarakat kita tidak mendapatkan pelayanan kebencanaan.” ujarnya. (Heriyanto)