Topang Dagu, Puluhan Pejabat Lambar Diganjar Nonjob

0
90
Foto: Ilustrasi

LAMPUNG BARAT, (Duta Lampung Online) – 24 pejabat eselon IV yang saat ini menjabat sebagai kepala dan kasubag tata usaha (TU) pada Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pendidikan di Kabupaten Lampung Barat (Lambar), harus siap kehilangan jabatan. Mereka mesti parkir alias non-job.

Penyebab kondisi ini dikarenakan seluruh formasi bagi jabatan eselon IV telah terisi. Tak ada alternatif lain bagi para pejabat tersebut untuk kembali mendapatkan jabatan, selain menunggu ada pejabat selevel yang memasuki masa purna bhakti atau berpindah tugas.

Kendati demikian, sesungguhnya masih terselip sedikit angin segar bagi para pejabat ini untuk tetap mencicipi kursi jabatan. Peluang itu berhembus melalui penerapan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 12  tahun 2017 tentang Pedoman Pembentukan dan Klasifikasi Cabang Dinas dan Unit Pelaksana Teknis Daerah.

Namun, disampaikan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Lambar, Ismet Inoni, hingga saat ini pihaknya masih menunggu sinyalemen implementasi Permendagri tersebut. ”Jadi kita tunggu dulu, kalau sudah diterapkan maka akan ditindaklanjuti. Hanya saja tetap saja cuma sebagian kecil dari pejabat eselon IV itu yang bisa diakomodir, sedangkan selebihnya diharapkan tetap bersabar dan legowo menunggu ada pejabat setingkat yang pensiun atau mutasi,” ujarnya, Selasa (12/12) dilangsir dari lenteraswaralampung.com.

Adapun, imbuh Ismet, para pejabat eselon IV yang terserap itu, bakal ditempatkan pada instansi pemerintahan baik di organisasi perangkat daerah (OPD) maupun di kecamatan-kecamatan.

 Diberitakan sebelumnya, seluruh UPTD Pendidikan yang ada di Lambar akan dibubarkan. Hal itu berdasarkan Permendagri Nomor 12 tahun 2017 tentang Pedoman Pembentukan dan Klasifikasi Cabang Dinas dan Unit Pelaksana Teknis Daerah.

Dampaknya, di Lambar terdapat 12 UPTD Disdik yang di dalamnya terdapat masing-masing dua orang pejabat eselon IV. Mereka menduduki posisi sebagai Kepala UPTD dan Kasubag Tata Usaha (TU). Para pejabat itulah yang bakal kehilangan jabatan.(Ist/Sl/*)