Tingkatkan Peran Kaum Hawa, Pemkab Lamteng Gelar Jambore Perempuan

0
42
Wakil Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto Jambore Perempuan di Rumah Makan Pondok Yanti, Terbanggibesar Lamteng, Kamis (2/8/2018).

GUNUNG SUGIH (Duta Lampung Online) – Upaya meningkatkan peran serta kaum perempuan terus dilakukan Pemkab Lampung Tengah. Salah satunya yakni dengan menggelar Jambore Perempuan di Rumah Makan Pondok Yanti, Terbanggibesar Lamteng, Kamis (2/8/2018).

Wakil Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto mengatakan jambore perempuan baru pertama kali diadakan di Lamteng. Dengan adanya berbagai kegiatan positif dalam jambore, Pemkab Lamteng sangat mendukung.

Sebab diharapkan kegiatan ini dapat membantu berbagai upaya yang dilakukan Pemkab Lamteng untuk meningkatkan kesejahteraan perempuan. Terlebih, hingga kini kekerasan terhadap perempuan masih terus terjadi. Tercatat setidaknya 27 kasus terjadi pada 2018.

“Kami dukung sepenuhnya agar upaya peningkatan kesejahteraan perempuan bisa dilakukan secara terpadu dan sosialisasi tentang pentingnya menekan kekerasan terhadap perempuan juga lebih luas,” kata Loekman.

Jambore perempuan menurut Loekman, diharapkan mampu mencetak perempuan-perempuan yang sehat, cerdas, kreatif dan mandiri. “Seluruh peserta jambire harus menggali potensi, menjalin persahabatan untuk memperluas jaringan,” pungkas Loekman.

Sementara itu Plt. Ketua PKK Lamteng Ellya Lusiana berharap peran serta media untuk menyosialisasikan kekerasan terhadap perempuan melanggar HAM. “Media juga harus ikut menyosialisasikan. Hapuskan kekerasan terhadap kaum perempuan atau KDRT ! Hal itu melanggar HAM. Perempuan berhap menikmati hidup. Sulit kalau hanya kami yang menyosialisasikan,” kata Ellya

Kekerasan terhadap perempuan, kata Ellya, bukan hanya fisik. “Bukan hanya fisik. Tapi kekerasan fisikis juga tidak boleh terjadi. Kalau saya sih Alhamdulillah belum pernah mengalami KDRT,” ungkap istri Wabup Lamteng ini.

Dalam kegiatan Jambore Perempuan 2018 yang dihadiri ratusan kaum perempuan ini diadakan berbagai perlombaan. Di antaranya lomba kerajinan tangan, senam, atau Yel Yel, pidato penyuluhan terkait untuk mencegah kekerasan kepada perempuan dan potret KDRT.(lps)