Tim SAR Gabungan Temukan Bocah Kelas 4 SD yang Hanyut di Sungai Rajabasa Bandar Lampung Kondisi Meninggal

0
9

Bandar Lampung – Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan Satria (10), bocah kelas 4 SD yang dilaporkan hanyut terseret arus di Kali Pasar Tempel, Rajabasa Raya, Bandar Lampung. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal pada Sabtu pagi, 7 Maret 2026

Tim gabungan terdiri dari Dinas Pemadam Kebakaran Dan Penyelamatan (Damkarmat) , BPBD, Basarnas, Polri, dan TNI.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Bandar Lampung, Antoni Irawan menjelaskan, pencarian intensif dilakukan sejak Jumat sore (6/3) setelah menerima laporan warga pada pukul 15.30 WIB.

“Setelah pencarian intensif hingga dini hari, pada Sabtu pukul 08.15 WIB korban berhasil ditemukan di area Politeknik Negeri Lampung. Korban segera dievakuasi oleh tim dari lokasi penemuan,” ujar Antoni, Sabtu pagi 7 Maret 2026.

Sementara, Satu jenazah laki-laki ditemukan di aliran Sungai Dr. Harun, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Tanjung Karang Timur pada Jumat (6/3) sore. Hingga saat ini, identitas pria dewasa tersebut belum diketahui. “Masih dalam proses pendalaman kepolisian untuk identitasnya,” singkat Antoni.

Antoni juga mengimbau warga untuk selalu waspada, terutama yang tinggal di bantaran sungai, mengingat potensi hujan susulan masih ada.

Diketahui, Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, terpantau turun langsung meninjau titik-titik banjir sejak Jumat malam hingga Sabtu dini hari. Melalui unggahan di akun Instagram resminya @eva_dwiana, Bunda Eva juga menyempatkan berkunjung ke kediaman keluarga Satria di Rajabasa untuk memberikan penguatan moril.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung juga langsung menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir berupa beras 10 kilogram dan uang tunai Rp1 juta.

“Beras dan uang tunai kita berikan malam ini untuk warga yang terdampak. Kita bergerak cepat untuk penanganan rumah yang terdampak banjir,” tegas Bunda Eva.

Untuk diketahui, Volume hujan yang tinggi pada Jumat (6/3) siang hingga sore hari, menyebabkan banjir di sejumlah wilayah di Bandar Lampung. (Sumber Berita Portal Lampung)