Tim GTPP Covid-19 Kabupaten Pesawaran Kembali Terima Bantuan

Pesawaran (Duta Lampung Online)-Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pesawaran menerima sejumlah bantuan untuk penanggulangan Covid-19.

Hal ini diungkapkan oleh Bupati Pesawaran sekaligus Ketua Tim GTPP Covid-19 Kabupaten Pesawaran Dendi Ramadhona, Rabu (15/4).

“Ya, kita hari ini menerima bantuan berupa masker kain sebanyak seribu buah dari PT. Indomarco Prismatama (Indomaret) dan juga ada APD 35 buah, Masker kain 120 buah dan plastik apran 30 buah Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kabupaten Pesawaran,” jelas dia.

Menurutnya, ini merupakan bentuk bukti nyata seluruh elemen bangsa dalam penanganan Covid-19.

“Tentunya bantuan ini akan langsung kita distribusikan kepada masyarakat Kabupaten Pesawaran, sekaligus ini juga bentuk sinergitas yang baik antara Pemerintah Daerah bersama dengan swasta, serta organisasi dan lembaga yang ada,” ujarnya.

Ia juga menghimbau kepada para sejumlah pihak yang ingin memberikan bantuan agar bisa berbentuk barang.

“Memang kami menghimbau kepada pihak yang ingin memberikan bantuan agar berupa barang, kalau nominal atau uang tunai mungkin akan kita sarankan ke Baznas Pesawaran sebagai amal, zakat maupun infaq,” terang dia.

Selain itu, kata dia, semua bantuan yang diberikan berbagai pihak juga akan dipertanggungjawabkan.

“KPK sudah memberikan skema penerimaan bantuan, semua bantuan yang masuk ke gugus tugas, baik itu dari perusahaan maupun perorangan dan juga lembaga organisasi tidak dimasukkan kedalam bentuk gratifikasi, jadi nanti dicatat semua bantuan yang masuk dan akhir Mei (2020) akan kita lampirkan ke KPK,” ucap dia.

Sementara itu, Henry Yudi Santoso Kepala Cabang Indomaret Provinsi Lampung menuturkan bahwa, bantuan ini diberikan sebagai bentuk perhatian pihaknya kepada masyarakat Pesawaran.

“Kami juga berterima kasih kepada masyarakat Pesawaran yang telah menerima kami, tentunya kami juga ingin menjalin simbiosis mutualisme, nah inilah bentuknya, terutama dalam penanggulangan Covid-19,” tuturnya. (Rilis)