Terkait Sengketa Lahan, Mesuji-OKI Sepakati Kerja Sama Antardaerah

MESUJI – Pemkab Mesuji dan Pemkab Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan (Sumsel) menyepakati kerja sama antardaerah dalam rangka kewaspadaan dini dan pembauran kebangsaan.

Kerja sama ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman oleh Bupati Mesuji, Khamamik dan Bupati OKI, Iskandar di Kayuagung, Sumsel, Rabu (27/4/2016).

Selain penandatanganan nota kesepahaman, kedua daerah tersebut juga mengukuhkan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat dan Forum Pembauran Kebangsaan Kabupaten OKI.

Khamamik mengatakan, kunjungannya ke Kabupaten OKI untuk silaturahmi dan membahas tentang kerja sama antara kedua kabupaten, yang berbatasan langsung tapi berbeda provinsi.

Menurutnya, Mesuji dan OKI memiliki banyak kesamaan di berbagai bidang karena kedekatan secara geografis, sejarah, sosial, dan budaya.

Dalam kehidupan sehari-hari pun, masyarakat OKI yang tinggal di sekitar perbatasan, banyak yang melakukan aktivitas di Mesuji, seperti bersekolah, bekerja, dan berobat.

“Hal yang dibahas di antaranya tapal batas yang dibatasi oleh sungai sebagai batas alam. Selanjutnya, kami akan bahas bersama lebih lanjut dengan berpedoman pada Permendagri Nomor 76 Tahun 2012 tentang Pedoman Penegasan Batas Daerah,” terangnya. Seperti dilansir dari Tribun Lampung.com.

Khamamik mengatakan, permasalahan sengketa lahan serta maraknya peredaran senjata api rakitan dan narkoba, terutama di sekitar wilayah perairan, yang berbatasan dengan Kabupaten OKI, juga menjadi pokok pembahasan dalam pertemuan itu.

Dengan penandatanganan kerja sama itu, dirinya berharap tidak hanya sebatas seremonial saja. Aksi nyata diperlukan sebagai tindak lanjut, untuk mewujudkan stabilitas keamanan dan ketenteraman masyarakat.


Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *