Terkait Perselingkuhan Oknum Kakam, Warga Unjuk Rasa di Depan Kantor Camat Buay Bahuga

0
387

Way Kanan (Duta Lampung Online) – Ratusan warga Kampung Suka Bumi Kecamatan Bahuga Kabupaten Way Kanan menggelar unjuk rasa di halaman kantor camat Bahuga, Kamis, 30/8/2018.

Aksi ini berawal dari kekecawaan warga terhadap saudara Panggih, kepala kampung Suka Bumi yang diduga melakukan tindak asusila perzinaan dengan Siti Mustopiah pada tanggal 05 Agustus 2018 yang lalu.

Sunardi, selaku suami dari Siti Mustopiah telah melaporkan hal tersebut kepada bupati Way Kanan tertanggal 14 Agustus 2018 dan telah melaporkan hal tersebut ke pihak kepolisian pada hari Senin 27 Agustus yang lalu. Turut hadir mendampingi aksi anggota DPRD , Sahdana dan Agus Nowo.

Ratusan warga Kampung Suka Bumi Kecamatan Bahuga Kabupaten Way Kanan menggelar unjuk rasa di halaman kantor camat Bahuga, Kamis, 30/8/2018.

Massa yang di koordinatori oleh Agung Rimawan mengajukan beberapa tuntutan kepada bupati Way Kanan melalui camat Buay Bahuga. Dalam orasinya Agung menyampaikan ada tiga poin tuntutan masyarakat.

“Yang pertama, masyarakat suka bumi menuntut penyelesaian kasus asusila yang dilakukan oleh kepala kampung suka bumi secara hukum. Yang kedua masyarakat Suka Bumi mengalami krisis kepercayaan kapadakakam atas pengelolaan dana desa, dan yang ketiga kami berharap bupati menyikapi tuntutan tersebut,” ungkapnya.

Salah satu orator juga menyampaika n agar pemerintah daerah kabupaten Way Kanan melakukan audit dana kampung Suka Bumi sejak tahun 2016 sampai dengan sekarang.

“Kami atas nama masyarakat Suka Bumi meminta dengan tegas penyelesaian tuntutan dalam tempo 7 x 24 jam terhitung dari hari ini (30/08). Bila dalam tempo yang sudah kami tentukan tidak ada penyelesaian maka kami akan mengadakan aksi yang lebih besar lagi hingga tuntutan kami terpenuhi,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Camat Buay Bahuga Sufrianto didampingi oleh Kapolres Way Kanan, Komandan Unit Intel Kodim 0427 Way Kanan, dan Kasat Pol Pp Kab Way Kanan melakukan audiensi bersama perwakilan dari pengunjuk rasa.

“Saya mengapresiasi kehadiran pengunjuk rasa dalam aksi ini yg berjalan dengan damai dan tertib, semua aspirasi sudah di sampaikan oleh perwakilan aksi dan sudah kami terima secara tertulis. Sesuai dengan kapasitas saya selaku camat Kecamatan Buay Bahuga akan menyampaikan aspirasi warga kepada pak bupati secepatnya,” ujar Sufrianto.

Terkait dengan proses hukum, Sufrianto menyampaikan bahwa sejauh ini inspektorat berdasarkan laporan warga dan atas perintah bupati sudah menjalankan tugas nya, begitu juga dengan pihak kepolisian.

“Melalui mediasi bersama perwakilan pengunjuk rasa, kami sudah sepakat untuk menyerahkan proses ini sepenuhnya kepada pihak berwenang, kita tunggu hasil dari proses yang sedang berjalan ini,” tutupnya .(Rustam Efendi)