Sosialisasi Hukum Rokok Illegal

0
18

Jawa Tengah, ( Duta Lampung Online) – Dalam rangka publikasi dan sosialisasi Penegakan Hukum Pemberantasan Rokok dan Pita Cukai Ilegal, Diskominfo Pati mengadakan acara sosialisasi pada Hari Kamis (09/06/2022) di Aula Dinas Kominfo Pati.

Sosialisasi ini menggandeng teman-teman seniman campursari dilakukan secara streaming dan diunggah dibeberapa kanal dan you tube channel yang dikelola oleh Diskominfo Kab. Pati, TV Lokal dan radio.

Acara dibuka oleh Kepala Diskominfo, Ratri Wijayanto. Ratri menekankan bahwa Gempur Rokok Ilegal harus selalu disosialisasikan karena potensi pendapatan negara yang hilang sangat besar yang seharusnya bisa untuk meningkatkan kemakmuran rakyat.

Ratri juga berharap acara sosialisasi juga menggandeng teman-teman seniman agar lebih mengena ke masyarakat dan membantu teman seniman yang sudah “puasa” dua tahun agar bisa sedikit membantu perekonomian

Hadir dalam kegiatan , dari Kantor Bea Cukai Kudus, Didit Ghofar dan Sudiran. Sudiran mengatakan bahwa ada sanksi administrasi dan pidana bagi yang menjual dan memproduksi rokok ilegal. Apabila ada info terkait rokok ilegal agar menghubungi Kantor Bea Cukai Kudus, pihaknya juga akan sangat membantu perizinan bagi masyarakat yang ingin berbisnis lewat rokok legal dan semua proses perizinannya tidak dipungut biaya.

Ghofar menjelaskan mengapa rokok ilegal harus ditindak, yaitu karena merugikan negara, menimbulkan persaingan yang tidak sehat dan merugikan dari segi kesehatan. Untuk Pati tercatat ada 2 SBP yang diperoleh dari hasil operasi pasar, dilakukan penyitaan sebanyak 3.230 batang dengan potensi kerugian sebesar Rp 2.688.000,-

Sementara Kabid IKP Diskominfo dalam Sambutanya , Endah Murwaningrum mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi acara yang diinisiasi lewat DBHCHT ini karena bisa mengedukasi warga untuk tidak mengkonsumsi rokok ilegal dengan harapan peredarannya bisa turun bahkan bisa hilang, untuk itu semua unsur harus bersinergi.

Acara dimoderatori oleh Bayu Adi, dari bagian perekonomian Setda Pati sebagai sekretariat pengelola Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau. (Kominfo/ Sholihul)