SHALAT Hajat Berjamaah dan Doa Bersama Untuk Kesuksesan Pelaksanan Musabaqah Tilawatil Qur’an MTQ XXIX Tahun 2022 di Mahligai Pancasila

0
7

BANJARMASIN (DLO) – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menggelar salat hajat berjamaah dan doa bersama untuk kesuksesan pelaksanan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXIX Tahun 2022 di Mahligai Pancasila, Kamis (6/10/2022).

Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar hadir bersama pimpinan Forkopimda Kalsel, tokoh agama serta para kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemprov Kalsel.

Pelaksanaan salat hajat itu dirangkai dengan uji coba (tray out) dan pengukuhan kafilah MTQN asal Kalsel.

Salat hajat yang diimami KH Wildan Salman atau Guru Wildan itu juga dihadiri oleh KH Nasrullah Jamaluddin (pelatih kafilah nasional), dan para ulama serta santri Pondok Pesantren Tahfidz Quran Darussalam Martapura Kabupaten Banjar dimaksudkan untuk memohon kepada Allah SWT, kelancaran dan kesuksesan penyelanggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXIX 2022 di Kalsel yang dijadwalkan tanggal 10 – 19 Oktober ini.

Selain, mengukuhkan kafilah MTQN asal Kalsel ini, juga menyampaikan berbagai pesan-pesan melalui sambutan tertulisnya.

Kata dia, meminta kepada para kafilah agar menjadikan momentum MTQ ini sukses dalam penyelenggaraan dan sukses dalam prestasi.
[17.34, 9/10/2022] Herman Soetyadi Kakorwil Kalsel: Mari kita berdoa bersama, mudahan segala hajat yang kita inginkan dikabulkan Allah SWT,” ujarnya.
[17.34, 9/10/2022] Herman Soetyadi Kakorwil Kalsel: Para kafilah diminta menunjukkan kemampuan maksimal mereka di MTQN nantinya.

Salat hajat dan pengukuhan kafilah ditutup dengan tausiah oleh KH Wildan Salman yang menyinggung soal kemuliaan yang didapat bagi orang yang memuliakan Alquran.

Kemuliaan dimaksud bisa berupa syafaat di akhirat nanti yang bisa melepaskan seseorang dari azab neraka.
[17.34, 9/10/2022] Herman Soetyadi Kakorwil Kalsel: Selain itu, di dunia pun bagi orang yang memuliakan Alquran atau para ahli Qur’an, mendapat berbagai kemudahan dalam segala urusannya.

KH Wildan Salman tak lupa mendoakan para kafilah diberikan kesehatan dalam mengikuti lomba nantinya dan meraih predikat juara.

“Pelaksanaan MTQN di Kalsel dibagi dalam 12 tempat lomba (venue) yang tersebar di 3 kabupaten/kota yakni Kabupaten Banjar, Kota Banjarbaru dan Kota Banjarmasin, ” pungkasnya.

Lebih lanjut, venue utama berlokasi di kawasan Kiram Park Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar yang sekaligus dijadikan tempat pembukaan dan penutupan MTQN.

“Lokasi selanjutnya ada di Masjid Agung Al-Karomah Martapura Kabupaten Banjar, Masjid Bambu KH Abdul Qadir Hasan Kabupaten Banjar, Masjid Nurul Iman Kota Banjarbaru, aula serba guna Mesjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin, ” jelasnya.

Kemudian, Masjid Jami Banjarmasin, aula Ideham Khalid Kompleks Perkantoran Pemprov Kalsel di Kota Banjarbaru, Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin di Kota Banjarbaru, auditorium Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin di Kota Banjarbaru, aula Institut Agama Islam Martapura Kabupaten Banjar, dan Madrasah Tahfiz Darussalam Martapura Kabupaten Banjar.(Herman).