Sambut Ipda Pol Miya Ratih, Jendral Ike Edwin Adakan Syukuran Secara Adat

0
762

Bandarlampung ( Duta Lampung Online ) –Arak-arakan meriah dan sejumlah rangkaian prosesi adat Lampung digelar oleh Perdana Menteri Kepaksian Pernong di Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Beghak Irjen. Pol. Dr. Drs. H. Ike Edwin, S.I.K.,M.H., M.M, untuk menyambut kedatangan Ipda Pol RA. Miya Ratih Hendrik Muhammad Bunjamin, Minggu, 22/8/2018.

Berlangsung di Gedung Lamban Kuning Ipda Pol RA. Miya Ratih adalah Taruni pertama generasi penerus keluarga kerajaan Paksi Pak Sekala Beghak. Ia merupakan putri adik kandung Jendral Ike Edwin yakni Hendrik Muhammad Bunjamin.

Baru-baru ini Ipda Pol RA Miya Ratih mendapat penghargaan Prasetya Perwira (Praspa) TNI dan Polri tahun 2018. Selain Ipda Pol Miya Ratih, tiga perwira lainnya juga disambut meriah dengan adat Lampung. Mereka yakni Fitriani Akrima Rosdiana, M Syarif Subarkah, Muhammad Gastari dan Gibran B. Nuroso.

Penyambutan dengan prosesi adat digelar sebagai wujud syukur terhadap nikmat Allah SWT, yang diterima oleh, Irjen. Pol. Ike Edwin atas prestasi Ipda Pol RA Miya Ratih.

Dalam acara tersebut, pria kelahiran  Jakarta, 11 Desember 1961 (56)  seorang perwira tinggi Polri yang sejak 4 Januari 2017 mengemban amanat sebagai Sahlisospol pengganti Irjen. Pol. Iza Fadri, lulusan Akpol 1985 ini yang berpengalaman dalam bidang Brimob dengan Jabatan terakhir jenderal bintang dua ini adalah Kasespimma Sespim Polri, mengungandang Lima kebuyaian Way Kanan dan Paksi Pak Sekala Beghak, yang diselenggarakan di Lambang Kuning, Bandarlampung.

Dalam sambutannya Dang Ike panggilan akbrab Irjen. Pol. Dr. Drs. H. Ike Edwin, mengatakan bersyukur adalah awal kebahagiaan, sebab bersyukur adalah awal dari kelimpahan hidup.

“Saya bersyukur ada salah satu keluarga saya meneruskan menjadi seorang polisi lulusan Taruni Akpol 2018. Harapanya jadilah seorang polisi yang bijak tak berkhianat,” katanya.

Dang Ike menambahkan bentuk syukur juga diwujudkan dengan mengundang para kebuyaian untuk mennyambut kedatangan Taruni pertama generasi penerus keluarga kerajaan Paksi Pak Sekala Bghak yakni, Ipda Pol RA. Miya Ratih Hendrik Muhammad Bunjamin.

“Ungkapan syukur itu terwarnai dari rangkaian adat Lampung, yang kami adadakan dengan mengundang lima Kebuyaian Way Kanan dan Paksi Pak Sekala Bghak untuk menyambut kehadiran taruni pertama generasi penerus yaitu, Ipda Pol RA. Miya Ratih Hendrik Muhammad Bunjamin, yang kami gelar di Lambang Kuning,” ungkapnya.

Menurut Dang Ike, begitulah cara orang Lampung mengekspresikan rasa syukur pada Allah SWT, dengan berpegangkan adat berpedoman “Sai Bumi Ruwa Jurai” Atau provinsi yang masyarakatnya terdiri dari berbagai suku, etnis dan agama nan menyatu dalam ke-Bhinekaan Tunggal Ika.

“Begitulah cara orang Lampung ekspresikan rasa syukur pada Allah SWT, dengan berpegangkan adat berpedoman “Sai Bumi Ruwa Jurai” Atau provinsi yang masyarakatnya terdiri dari berbagai suku, etnis dan agama nan menyatu dalam keBhinekaan Tunggal Ika,”ungkap Dang Ike Edwin seorang tokoh adat yang pertama kali memviralkan salam Salam Lampung (L) Bermartabat.

Seperti kita ketahui putri dari anak kandung adik Dang Ike Edwin yakni, Ipda Pol RA. Miya Ratih Hendrik Muhammad Bunjamin, telah dilantik langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi)  Prasetya Perwira (Praspa) TNI dan Polri tahun 2018 di halaman depan Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (19/7/2018).

Nampak pula hadir dalam acara tersebut yaitu,  Gubenur Lampung terpilih, Arinal Djunaidi, pejabat Muspida Provinsi Lampung serta para raja Sulawesi. Acara juga ditandai dengan pemberian bunga yang diserahkan langsung oleh jendral Ike Edwin kepada Ipda Pol RA. Miya Ratih Hendrik Muhammad Bunjamin.

Disela-sela kegiatan Ipda R. Miya Ayu Ratih mengaku bahwa dirinya sangat berayukur atas keberhasilan tersebut setelah menempuh pendidikan selama kurang lebih empat tahun.

“Alhamdullilah saya bisa lulus sebagai Taruni Akpol bisa melanjutkan peran ayahanda Ike Edwin, karena dia sebagai motivator saya sehingga dapat berhasil seperti ini, meskipun pada tingkat akhir kemarin saya sempat terkena musibah meninggalnya ayah kandung tapi itu enggak membuat semangat saya pupus. Selalu ayah Ike memberikan semangat untuk saya,” ujarnya.(Agustiawan).