Rapat Pleno KPU Tanggamus, Dewi-Syafii Ditetapkan Sebagai Bupati Terpilih Pilkada 2018

0
36
Paslonbup Dewi-Syafii terpilih, foto bersama dengan jajaran komisioner KPU, Panwaslu dan Forkopimda Tanggamus usai rapat pleno penetapan bupati terpilih. | ist

Tanggamus, (DUTA LAMPUNG ONLINE) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tanggamus menggelar Rapat Pleno Penetapan Pasangan Calon Terpilih Pilkada Tanggamus 2018. Dalam Rapat KPU menetapkan Dewi Handajani dan A. M. Syafii sebagai Bupati dan Wakil Bupati Tanggamus terpilih Periode 2018-2023.

Diketahui, Rapat Pleno digelar di Pelataran Kantor KPU Tanggamus, Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten setempat, Pekon Kampung Baru, Kecamatan Kota Agung Timur, Rabu 25 Juli 2018.Hadir dalam kesempatan itu, Anggota Panitia Pengawas Pemilu setempat dan Sekda Kabupaten Tanggamus, Andi Wijaya, Forkopimda setempat.Ketua KPU, Otto Yuri Saputra mengatakan, sejak awal tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), dihimbau kepada seluruh elemen masyarakat, agar menyikapi prosesi demokraksi ini sebagai wisata politik.

Rapat Pleno saat ini, digelar berdasarkan tahapan yang telah dilaksanakan, bahwa dalam tenggang waktu pengajuan permohonan penyelesaian perselisihan hasil pemilihan, tidak terdapat permohonan penyelesaian perselisihan hasil pemilihan di Mahkamah Konstitusi.

“Kami memiliki waktu tiga hari setelah surat keputusan tidak ada gugatan ke MK, untuk menyiapkan Rapat Pleno yang kita laksanakan hari ini,”ungkapnya.Sementara itu. Juru Bicara Rapat Pleno, Angga Lazuardi mengungkapkan, dari Berita Acara Rapat Pleno Nomor: 777/PL.03.3-BA/1806/KPU-Kab/VII/2018 Tentang Penetapan Pasangan Calon Bupati Dan Wakil Bupati Terpilih, Pilkada Tanggamus Tahun 2018, menetapkan paslon nomor urut satu, Dewi Handajani – AM. Syafii, terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati dengan perolehan suara sebanyak 170.570 atau 55,97 persen dari seluruh suara sah 304.470.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Terpilih Dewi Handajani menyatakan, bahwa dengan penetapan ini, menjadi awal untuk membangun Kabupaten Tanggamus. Dari program 100 hari kerja mendatang, ada tujuh langkah awal yang diprioritaskan.Tujuh langkah awal itu dinamai Sapta Prapta, diantaranya mengevaluasi kinerja internal pemerintah daerah. Kemudian validasi data untuk memudahkan menyusun program. Sebab kedepan, harus ada kebijakan satu data, terbitnya RPJMD dan terintegrasinya janji politik dalam RAPBD tahun 2019.

Kemudian, Dewi melanjutkan, terbangunnya komitmen dengan Forkopimda untuk merumuskan kebijakan bersama atau terpadu. “Hal ini sangat penting, karena kami tidak bisa bekerja sediri dan butuh dukungan dari Forkopimda dan masyarakat, tentunya semua program yang disusun tentunya sesuai dengan jargon Asik yaitu Agamis, Sejahtera, Inovatif dan Kondusif,”ungkapnya.

Dewi juga menegaskan bahwa dirinya bersama A. M Syafii, akan bekerja untuk seluruh masyarakat Tanggamus, sehingga tidak ada yang dibeda-bedakan antara wilayah yang menang atau kalah dalam Pilkada 27 Juni lalu.“Menjadi pemimpin sejatinya pengayom bagi seluruh masyarakat, jadi dalam hal ini tidak akan membeda bedakan. Apapun itu hasilnya, kami tetap berkomitmen menghadirkan pembangunan merata untuk seluruh masyarakat Tanggamus tanpa terkecuali,”tegasnya. (lsi)