Polres Pesawaran Ekspos Hasil Penangkapan Berbagai Kasus

0
131
Kapolres Pesawaran, Begini Tanggapan Syaiful Wahyudi

Pesawaran, (Duta Lampung Online) – Terkait kejahatan di berbagai wilayah di kabupaten Pesawaran, jajaran kepolisian polres Pesawaran mengungkap kasus narkoba, curas, pencabulan dan penggelapan selama kurun waktu satu bulan.

Dari kasus tersebut, diamankan 16 tersangka pengedar dan pengguna narkoba, 8 orang tersangka pelaku curat, curas, pencabulan dan penggelapan mobil. ”Semua ini atas keberhasilan kinerja jajaran kami selama bulan Juli,” ungkap Kapolres Pesawaran, AKBP Syaiful Wahyudi .S.I.K, saat menggelar konferensi pers di halaman Mapolres, Selasa (31/7) pekan lalu.

“Dari 16 tersangka kasus narkoba, terdapat barang bukti yang berhasil diamankan, yakni 138 gram narkoba jenis sabu dan 180 butir ekstasi. Sedangkan untuk barang bukti dari pelaku curat, curas dan penggelapan, polres menyita satu unit kendaraan roda empat jenis Avanza, dua unit kendaraan roda dua, senpi serta uang tunai dan handphone,”lanjut kapolres setempat.

“Dari mereka ini ada salah satu tersangka yang terpaksa mengambil tindakan tegas yakni atas nama Paimin pelaku pencurian  dan pemberatan di wilayah hukum Kedondong karena melawan saat hendak dilakukan penangkapan. Untuk mengantisipasi pencegahan adanya peredaran narkoba dan tidak pidana kriminal yang terjadi di wilayah hukum Polres Pesawaran, pihaknya terus berupaya melakukan pengaman dan pencegahan dengan melakukan sosialisasi terhadap masyarakat serta melalui poskamling di setiap pedukuhan/ dusun, setiap desanya bahkan bilamana diperlukan perlombaan tentang poskamling yang mampu menjadi sebuah keamanan dan kenyamanan warga, pihaknya akan memberikan reward atau penghargaan sebagai bentuk terima kasih,” tambah beliau.

Peredaran narkoba di Pesawaran ini bisa dibilang sudah merata, ini bukan hanya tugas pihak kepolisian saja, melainkan butuh peran aktif  dari masyakat juga, karena risikonyapun sangat berpengaruh para pemuda sebagai generasi bangsa juga pelaku kejahatanpun meningkat. “Untuk mengatisipasi ini butuh peran kita semua, bagaimana mencegahnya paling tidak saling mengingatkan, sesama masyarakat yang tahu sebab dan akibat pemakai dan pengedar narkoba serta tindakan lain yang melanggar hukum sehingga dapat merugikan orang lain terlebih diri sendiri,”tutup kapolres. (Wandi)