Polres Pati Buka Kasus inline Services Dinas Tambakromo

0
27

Pati ( Duta Lampung Online )- 18/5/2022, Berdasarkan hasil penyelidikan Tim Reskrim Polsek Polres Pati Yang dikonfirmasi dengan Ketua KUB Harum Taylor , Hartini , Semestinya setelah mengetahui keberadaan pelaku, kemudian APH seharusnya cepat putuskan Penetapan tersangka dan penangkapan .

“Pelaku diduga bersembunyi di Perum Griya Lestari ,26. Kp . Tambahmulyo , Gabus No 26 ,Kab. Pati , diharapkan segera penangkapan di lakukan setelah kita menerima laporan dari Korban pada hari Minggu tgl 11Mei 2016 yang lalu, ujar Hartini menirukan keterangan Korban.

Pelaku (IWW ,37) Diduga melakukan tindak Pidana Penggelapan dalam Jabatan yang terekam dalam keterangan Kronologi , awalnya pelaku merupakan PNS Guru SD di Tambakromo kab. Pati ini keluar rumah untuk bersilaturrahmi, tiba tiba sepulang dari acara , Korban dihadang di tengah Jalan oleh gerombolan orang tal dikenal di Jalan Mojolawaran, Gabus.

Selesai persekusi IWW meminta gerombolan untuk menguras barang – barang berharga , surat talon serta mengurus uang . selanjutnya saat pelaku berlaku seolah diculik dari tengah jalan lalu pulang ke rumah dengan BST ( seorang tukang Ojek red).

Kemudian pelaku masuk kedalam Rumah jam 2.00 menguras dari Brangkas dari almari , membawa serta emas , sepeda motor dan barang berharga lainnya.  lalu IWW dan Kroninya mengambil uang yang ada di dalam Brankas Rumah tangganya sebesar Rp 95.000.000,- (Sembilan puluh lima juta rupiah), berasal dari target target lainnya sekira Rp.110 .000.000,.

Setelah mengambil uang hasil dari menjarah , menyerobot , menipu Para Korban dan menggelapkan Uang tersebut kemudian pelaku yang baru saja dilantik PNS tersebut kabur dari Rumah Suaminya dengan drama dan tipu daya “kata Harrini .

Kepada Tim Lidik III Tipidkor Reskrim Polres Pati melalui Coinsidennya . Korban mengatakan, bahwa dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku uang hasil kejahatan tersebut telah di gunakannya untuk kepentingan pribabadi dan Kroninya hasil peyerobotan alas Hak insentif Tunjang Beserta Suaminya , Tunjangan Beras , Askes dan Hak Kemahalan tertangung oknum Guru SD dan yang lainnya untuk foya – foya dengan selingkuhannya, dilakukan masif selama 12 Tahun berada di Wilayah Kab. Pati dan sekitarnya “jelasnya.

Akibat perbuatannya tersangka di jerat dengan pasal 374 dan 378 KUHPidana dengan ancaman Pidana Penjara paling lama 5 (lima) tahun, tutupnya.

(Sholihul)