Petani di Pringsewu Diguyur Rp 600 Juta

0
32
Ilustrasi

PRINGSEWU (Duta Lampung Online)-Petani di Kabupaten Pringsewu diguyur dana Rp 600 juta melalui program Pengembangan Jaringan Irigasi.

Anggaran tersebut digulirkan dalam Program Padat Karya Tunai (PKT) Irigasi 2020.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Pertanian Pringsewu Maryanto mengatakan, PKT Irigasi tersebut juga dalam rangka menanggulangi dampak Covid-19, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

“Pembangunan saluran irigasi ini langsung dikerjakan oleh petani atau penduduk dengan diberikan upah, sehingga menambah penghasilan petani,” kata Maryanto, Jumat (8/5/2020).

Harapannya, daya beli masyarakat berpenghasilan rendah dapat meningkat.

Dana tersebut dikelola langsung petani dengan tetap memperhatikan juknisnya.

PKT Irigasi ini sumber dananya dari APBN Kementerian Pertanian dengan volume 500 hektare.

Sedangkan pelaksanaan PKT Irigasi ini dilaksanakan di tujuh desa/pekon, yaitu Ambarawa Barat, Panjerejo, Sri Rahayu, Wonodadi, Giri Tunggal, Sukaratu, dan Margosari.

Penerima manfaat kegiatan tersebut terdiri dari lima kelompok tani dan dua Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A).

Maryanto mengatakan, tujuan kegiatannya selain untuk peningkatan kualitas penyaluran irigasi, juga sebagai penyediaan lapangan kerja melalui cash for work.(Rilis)