Perbaikan Jalan Pattimura, Wakil Ketua DPRD Metro Ingatkan Rekanan Tak Main-Main

0
25

Kota Metro – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kota Metro Ahmad Kuseini mengingatkan agar pihak rekanan agar tak main-main mengerjakan proyek rehabilitasi Jalan Pattimura di Kecamatan Metro Utara. Hal itu diungkapkannya mengingat buruknya kualitas sejumlah infrastruktur di Bumi Sai Wawai beberapa tahun belakangan.

“Pesan kami kepada pihak rekanan ya jangan bermain-main dengan pelaksanaan nanti. Kurang lebih anggarannya sekitar Rp3 miliar ya, dari Dinas PU provinsi yang insyaallah informasinya dalam waktu dekat ini akan ada proses lelang cepat,” kata Kuseini saat diwawancarai di ruang kerjanya, Rabu, 22/2/2023.

Saat ini ruas jalan yang berstatus milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung itu, sedang dalam proses lelang yang dijadwalkan berlangsung selama satu hingga dua pekan ke depan. Pekerjaan tersebut diperkirakan sudah memiliki pemenang tender di awal Maret 2023.

Kuseini juga mengingatkan soal kualitas pembangunan jalan yang menjadi akses utama penghubung masyarakat di Kota Metro dan Kabupaten Lampung Tengah itu. Komisi III DPRD Kota Metro bakal mengevaluasi hasil proyek agar sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan. Sebab, menurut dia dibutuhkan pengawasan yang ketat saat proses pengerjaan, sehingga perbaikan jalan tak dikerjakan asal jadi.

“Kami tekankan, DPRD Kota Metro akan jadikan bahan evaluasi ketat soal ini, khususnya kami yang di bidang pembangunan di Komisi III akan memantau dan melihat secara langsung proses pelaksanaan nanti, sampai dipastikan sesuai dengan bestek yang memang jadi perencanaan dari awal,” cetusnya.

“Sehingga kualitas yang akan dibangun di Jalan Pattimura nantinya bisa sesuai dengan rencana yang sudah dianggarkan dan masyarakat merasakan bahwa benar-benar ini adalah infrastruktur dengan mutu yang terbaik,” imbuhnya.

Terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Metro, Nurmanto Pribadi mengonfirmasikan rencana perbaikan ruas Jalan Pattimura oleh Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Lampung.

“Jadi, beberapa minggu yang lalu itu saya ditelepon oleh pihak provinsi, bahwa di Jalan Pattimura itu akan lelang cepat. Lelang cepat itu prosesnya kurang lebih satu atau dua minggu, kalau lelang biasa itu kita 40 hari kan ya, kita tunggu aja nanti sama-sama,” ungkapnya.

“Nah, kemarin kita dari tim teknis juga, dari Bina Marga, kebetulan saya juga di lokasi. Kami menyurvei titik-titik mana saja yang krusial ditangani oleh provinsi. Kalau anggarannya, kalau gak salah itu Rp3 miliar atau Rp3,5 miliar. Untuk penanganannya entah nanti bakal dirigid atau apa, kita lihat saja nanti, provinsi yang merencanakan,’’ pungkasnya.