Penyuluhan dan Penerangan Hukum Pembinaan Masyarakat Taat Hukum Di Desa Tumi Jaya Mengisahkankan Pilu Terhadap Oknum Wartawan

0
69

Oku Timur – Duta-Pena.com
Penyuluhan dan penerangan hukum, dan pembinaan masyarakat taat hukum yang dilakukan di Desa Tumi Jaya, Kecamatan Jayapura, Kabupaten Oku Timur, membuat sejumlah wartawan murka terhadap oknum Camat Jayapura, senin, 06/06/2022.

Berawal dari perkataan Sekdes Tumijaya yang hendak melakukan penuntutan balik terhadap awak media yang memberitakan terkait bangunan tumpang tindih di Kecamatan Jayapura, menurut Sekdes Tumi jaya (Suyono), pemberitaan yang sedang beredar di Kecamatan Jayapura tersebut tidak benar adanya, sehingga pihak kepala desa merasa resah adanya pemberitaan terkait bangunan tumpang tindih.

Berdasarkan bukti rekaman dari Camat Jayapura yang kala itu meminta sejumlah uang setoran dana desa tahap 1 ke semua kepala desa yang ada di Kecamatan Jayapura, dengan nominal sebesar Rp 6 juta, per-kepala desa, dengan alasan uang tersebut untuk setor ke PMD, dan bagi-bagi operator, namun kala itu kepala desa tidak mampu untuk memberikan permintaan sang camat yang menurut kepala desa uang tersebut sangat besar (Rp 6 juta) sehingga Camat Sugiarto mengatakan semua kesalahan ke kepala desa ke awak media bahwa banyaknya bangunan di Kecamatan Jayapura Tumpang tindih. Tidak hanya itu, Camat Sugiarto juga mengatakan ke awak media jika pencalonan Kepala Desa Way Salak menggunakan ijazah palsu.

Tak hanya sampai di situ, selesainya acara penyuluhan di Desa Tumi Jaya beberapa oknum kepala desa mengajak awak media untuk makan siang, namun sangat disayangkan, di depan hadapan para Jaksa yang hadir saat penyuluhan di Desa Tumi Jaya saat hendak makan siang Camat Sugiarto mengatakan, “Mana lagi kades sikok tadi, sudahlah dulu ngeladeni wartawan-wartawan itu.” Sontak perkataan Camat Jayapura tersebut didengar langsung oleh oknum wartawan yang sedang berada di tempat makan tersebut. Mendengar perkataan camat tersebut sejumlah wartawan balik kanan.

(Hengki Firnando)