Pemprov Kucur kan Bantuan Kepada Petani dan Gapoktan Rp 185 M

0
126
(foto istimewa)

 Bandar Lampung(DLO)-Untuk terus menjaga, serta meningkatkan produktifitas sektor Pertanian di Bumi Ruwa Jurai, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung memberikan bantuan bagi para petani baik perseorangan maupun melalui Gabungan Kelompok Petani yang ada.

Kali ini, Pemprov Lampung menyalurkan bantuan kepada para petani dan penyuluh pertanian pada acara Rembug Tani bersama Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (Perhiptani) Provinsi Lampung dan perwakilan petani dari 15 Kabupaten/Kota se-Lampung. Acara yang berlangsung di Kawasan PKOR Wayhalim Bandar Lampung, pada Sabtu (29/4/2017) tersebut merupakan sebagian dari alokasi Rp 185 miliar lebih yang siap dikucurkan oleh Pemprov Lampung.

Bantuan yang diberikan berupa alsintan, rehabilitasi dan revitalisasi jaringan irigasi tersier perpipaan dan embung, serta bantuan benih dan pengembangan kawasan hortikultura. Penyerahan bantuan secara simbolik dilakukan oleh Sekretaris Provinsi (Sekprov) Lampung Sutono

“Bantuan ini baru berkisar separuh lebih dari total bantuan yang dialokasikan oleh Pemerintah Provinsi Lampung.  Pemprov akan memberikan bantuan kepada masyarakat petani dengan total nilai keseluruhan bantuan yang akan disalurkan hampir Rp 185 miliar,” kata Sutono dalam rilis yang dikirimkan Biro Humas dan Protokol Setprov Lampung, Sabtu (29/4/2017).

Bantuan Alsintan yang diserahkan berupa Traktor roda dua 629 unit, pompa air 602 unit, rice transplanter 95 unit dan Combine Harvester Besar 128 unit. Untuk rehabilitasi dan revitalisasi jaringan tersier, perpipaan dan embung Pemprov Lampung memberikan bantuan untuk rehabilitasi jaringan irigasi tersier seluas 5.650 ha dan pengembangan embung 20 unit.

Sedangkan bantuan benih  berupa Padi Inbrida 266.250 Kg, Padi Hibrida 8.250 kg dan Jagung Hibrida 1.103.869 Kg. Untuk pengembangan kawasan hortikultura direncanakan pengembangan tanaman cabai seluas 462 ha, bawang merah 40 ha,  jeruk 56 ha dan untuk buah-buahan lainnya seluas 6 ha.

Penyaluran bantuan tersebut, menurut Sutono , mengingat sektor pertanian di Lampung merupakan tulang punggung pembangunan ekonomi. Hal tersebut dibuktikan dengan PDRB Lampung selama 10 tahun lebih, sektor pertanian memberikan kontribusi lebih dari 32 persen setiap tahunnya.

“Saya memberikan penghargaan kepada Perhiptani Lampung yang telah memperkarsai program rembug desa, yang telah melaksanakan kegiatan asah terampil yang saya anggap sangat penting untuk era saat ini. Selanjutnya, saya minta jajaran pertanian dapat meneruskan dan mengembangkan program ini sehingga menjadi agenda Provinsi Lampung ke depan,” ungkap mantan Sekkab Lampung Selatan tersebut.

Dalam rangkaian acara rembug tani tersebut, Sutono juga melepas kontingen yang mewakili Provinsi Lampung untuk mengikuti PENAS. “Kepada  kontingen Lampung kiranya dapat mengikuti kegiatan  dengan baik. Semoga ilmu dan informasi yang diperoleh dapat diterapkan dan disampaikan kepada rekan-rekan petani/kelompok tani di daerah masing-masing,” ucap Sutono.(*)