Pemkot Caplok Tanah Milik 13 Orang Warga Yosomulyo Metro Pusat

0
103

METRO (Duta Lampung Online) – Warga Yosomulyo kecamatan Metro Pusat  Jumpa Pers dengan AWPI Metro di kediaman pak Naryo kelurahan Yosomulyo Minggu Malam Senin (28/07).

Nawa Angkasa dan kawan-kawan,yang Mewakili rekan-rekan di kelurahan yosomulyo yang mengikuti jumpa Pers dengan AWPI Minggu malam senin yang laluh,

Beberapa waktu lalu warga yosomulyo merasa resah dikarenakan tanah perkarangan dan sawah di berih tanda oleh pemerintah kota metro.

Nawa Menyampaikan Tanda yang dimaksud adalah tanda tanah dan bangunan milik aset kota metro,dimana keresahan kami ini dengan adanya tanda ini belum adanya dari konfirmasi ke semua warga yang ada di yosomulyo,yang kami pertanyakan ini mengapa pemerintah kota Metro memasang Plang tersebut tampa ada kordinasi sama warga.

“Sementara itu kami sendiri tidak pernah di ajak komunikasi pihak pemerintah,oleh karena itu langkah-Langkah yang kami lakukan ini telah bermusawarah dengan rekan-rekan yang tanah nya di kasih Plang oleh pihak pemerintah,”tegasnya.

Lanjutnya kami sudah melayangkan Surat pada walikota Metros pada tanggal 28 juli 2019  yang isi nya, merasa terganggu resah dan juga merasa keberatan atas pemasangan plang itu,sementara kami semuanya yang tanah nya di pasang plang itu memiliki alas hak atas tanah tersebut.(jelasnya)

“Ada pun lokasi yang dimaksud adalah seputaran kelurahan yosomolyo,yang obyeknya adalah tanah persawahan dan tanah ladang sehinggah saya selaku yang mewakili rekan-rekan di yosomolyo yang tanah nya di pasang plang oleh pemkot metro memintak pemerintah kota metro untuk mencabut plang tersebut,kami berikan waktu 1×24 jam dan sampai dengan saat ini belum ada pencabutan.

Sementara surat yang kami layangkan pada 18 juli 2019 kami tebuskan kepada DPRD Kota metro Polres Kota Metro Kejaksaan tinggi Kota Metro BPN Kota Metro Camat Metro Pusat dan Lurah Yosomolyo.adapun surat belum diterimah kamipun menyertakan daptar penerima eksepedisi dari pada surat tersebut di tangggal 18.(team AWPI)