Pemerintah Resmi Perpanjang Status Darurat Corona Hingga 91 Hari

0
60

Jakarta (Duta Lampung Online)-Pemerintah melalui BNPB telah memperpanjang masa darurat bencana virus corona hingga 29 Mei mendatang. Keputusan ini ditandatangani oleh kepala BNPB Doni Monardo sejak Sabtu 29 Februari 2020 lalu melalui surat keputusan nomor 13 tahun 2020 tentang perpanjangan status keadaan tertentu darurat bencana wabah penyakit akibat virus corona di Indonesia

Saat ini penyebaran virus corona sudah dikategorikan sebagai bencana skala nasional. Namun di satu sisi pemerintah pusat ataupun daerah belum menetapkan status darurat.
“Ini bisa juga disebut skala nasional. Status keadaan tertentu diperpanjang lagi karena sampai saat ini belum ada daerah-daerah ataupun nasional yang menetapkan status keadaan darurat sehingga BNPB perlu memperpanjang lagi dari tanggal 29 Februari sampai 29 Mei 2020,” ujar Kapusdatin BNPB Agus Wibowo saat konferensi pers di kantornya, Jakarta, Selasa (17/3).
Atas dasar itu, ia pun meminta agar kepala daerah segera menetapkan status wilayahnya. Permintaan itu berdasarkan instruksi Presiden Joko Widodo.
“Satu siaga darurat, kedua tanggap darurat. Untuk siaga darurat yang belum ada kasus bisa untuk jaga-jaga,” ucap dia
“Kemudian tanggap darurat untuk daerah yang sudah positif. Sudah banyak positif seperti DKI Jakarta, Jabar, dan lainnya, bisa menetapkan status tanggap darurat,” sambungnya.
Meskipun begitu, Agus menuturkan penetapan status daerah itu harus didahului konsultasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19.
“Tentunya perlu konsultasi dahulu dengan ketua gugus tugas percepatan penanggulangan Covid-19 yakni kepala BNPB [Doni Monardo],” tandasnya.
Sebelumnya BNPB memperpanjang status masa tanggap darurat akibat virus corona (Covid-19) selama 91 hari terhitung sejak tanggal 29 Februari 2019 sampai dengan 29 Mei 2020.
Sumber : www.cnnindonesia.com
Demikian berita dan informasi yang dapat berkobar.my.id berikan, Semoga ada manfaatnya untuk kita semua…..
(Rilis)
Editor : Della