Pembangunan Program Pamsimas Desa Perbo Terkena Kendala

0
64

Bengkulu, (Duta Lampung Online) – Program Pamsimas merupakan program pemerintah untuk masyarakat desa dan kota, dalam memenuhi kebutuhan air bersih sehingga terciptalah kehidupan yang sehat, tetapi tidak dengan program Pamsimas yang dilaksanakan di Kabupaten Rejanglebong, tepatnya di Desa Perbo, Kecamatan Curup Utara.

Diketahui program Pamsimas tersebut mengunakan anggaran sebesar Rp 325.000.000, namun dari sejak terpasangnya pipa 2021 hingga 2022, air tersebut belum bisa dirasakan oleh masyarakat Desa Perbo, hal ini seperti yang diungkapkan DR (62) salah satu masyarakat Desa Perbo.

“Ya program Pamsimas ini sudah dilakukan 2021 namun hingga saat ini kami masyarakat desa belum bisa menikmati dalam artian air nya belum ada, sedangkan dana yang digunakan cukup besar,” jelas DR.

Saat diwawancarai awak media ketua BPD Desa Perbo Aryo membenarkan adanya program Pamsimas dimana pembangunan pipa air untuk Desa Perbo ini belum mencapai 100 persen, yaitu masih diangka 40 persen dalam pembangunannya terhitung dari tahun 2021 hingga sekarang.

“Ya kita ketahui pembangunan dilakukan 2021 hingga sekarang belum juga mencapai 100 persen dari seluruh penerima yang mendapatkan pemasangan air bersih tersebut baru 40 persen, itupun air nya juga belum menggalir,” ungkapnya

Ariyo juga menjelaskan untuk kendala terkait air yang belum mengalir tersebut dirinya tidak mengetahui karena dirinya baru 2022 terpilih menjadi ketua BPD desa perbo. Namun, untuk itu dirinya meminta kepada pemerintah agar segera menindaklanjuti masalah Pansimas air bersih di Desa Perbo, karena banyak warga yang mengeluhkan terkait belum mengalirnya air kerumah warga desa.

“Untuk berapa jumlah yang menerima serta jumlah anggaran yang digunakan untuk pembangunan air bersih saya tidak mengetahuinya. Karena saya baru diangkat menjadi ketua BPD pada 2022 ini dan kita harap kepada pemerintah untuk menindak lanjuti masalah air ini,” akhirnya. ( Tim )