Nilai Lelang Kas Desa Blingijati Menurun

0
41

Pati, (Duta Lampung Online) – Lelang tanah kas Desa Blinginjati, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, dianggap semi tertutup. Pasalnya, undangan yang diberikan ke peserta lelang tidak secara resmi melainkan secara lisan, sehingga muncul rumor dimasyarakat lelang kas desa tidak terbuka.

Dari amatan awak media yang berada di lokasi, ada puluhan warga yang mengikuti acara tersebut. Lebih anehnya, bukannya naik harga, justru dalam lelang kali ini malah turun harga menjadi Rp.50.375.000, yang sebelumnya bisa mencapai Rp.73.000.000. Acara tersebut dilaksanakan di balaidesa Blinginjati, Jumat, (17/06/2022).

Diketahui, tanah kas desa ini yang akan dilelangkan sebanyak 29,25 kotak, dengan 29 pemenang.

Panitia memberikan prioritas warga Desa Blinginjati. Hal ini menjadi jauh berbeda dari tahun sebelumnya. Pasalnya, lelang tanah yang seharusnya dihadiri banyak warga kali ini cukup dengan beberapa puluhan warga saja.

Ketua panitia Ihsan yang juga menjabat (BPD) saat diminta keterangan awak media mengatakan, hal ini demi terciptanya suasana kondusif saja. Agar saat pelaksana lelang tidak terjadi gejolak. Dan ini sudah disepakati oleh pemenang lelang yang dulu, tinggal meneruskan dengan menambah uang lelang Rp.100.000, per kotak.

“Pelaksanaan ini merupakan hasil musyawarah, meskipun ada penurunan pendapatan kas desa, hal ini tak lain sebagai bentuk wujud kepedulian terhadap masyarakat Desa Blinginjati,” ujar Ihsan.

Tak hanya itu ketua panitia juga menambahkan, untuk kategori tanah subur dan gersang dibuat harga yang berbeda.

“Agar tidak menimbulkan konflik di kemudian hari , fihak Pemdes sengaja menurunkan nilai lelang tetap berlaku adil, sistem kali ini jauh berbeda mulai dari pemberitahuan undangan kita beritahukan secara lisan dan lelang tanah subur dan gersang untuk harga dibuat berbeda,” Pungkas Panitia. (Sholihul)