Netizen Kecam Proyek Dinas PU Kota Metro yang Diduga Asal-asalan

0
887
Jl. Hasanudin Yosomulyo Metro Pusat sudah selesai di bangun beton dan pekerja sudah retak.

Metro (Duta Lampung Online)- Pembangunan sejumlah proyek milik dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota maupun provinsi di Kota Metro dinilai asal-asalan alias amburadul. Pasalnya sejumlah proyek belum selaesai dibangun sudah mengalami kerusakan. Diduga kuat disebabkan buruknya pengawasan yang dilakukan oleh pihak dinas PU maupun pihak consultan dan terkait.

Selain itu, diduga kuat pula tingginya setoran yang harus diserahkan oleh pihak pemborong kepada sejumlah oknum dinas terkait serta besarnya keuntungan yang diperoleh pihak rekanan sehingga mempengaruhi kualitas bangunan.14445958_1823171224569322_2386439215374821260_n

Buruknya pekerjaan yang dilakukan oleh pihak rekanan mendapat kritikan pedas oleh sejumlah Netizen saat sejumlah proyek yang diduga bermasalah diunggah melalui media sosial (Medsos).

Seperti contohnya proyek pembangunan jembatan drainase di Jalan Raya Stadion Tejoagung, Kecamatan Metro Timur, Kota Metro, tepatnya didepan Hotel Citra II, baru saja dibangun sudah ambrol alias jebol.14344162_1154138571337151_4920596761517451088_n

“Padahal baru dikerjakan kok sudah seperti itu ya..wah dimana nih tim pengawas dari dinas terkait..apa lagi cuti ya pak,”seperti setatus yang ditulis melalui akun facebook (Fb), yang mengatas namakan Decky Akta Winandar, pada Selasa (20/9/2016).

Netizen yang menagatas namakan, Putra Bailangu juga mengkritik pedas pembangunan drainase tersebut, sebab menurut komentarnya, pengerjaan proyek itu terkesan asal-asalan.

“Ini pengerjaanya asal asalan…sebab dilihat dari susunan besinya…hanya di silang silang aja dan tidak di ikat kawat.tidak dibengkokkan untuk gigitan besi,”ujar Putra Bailangu.

Terpisah, salah satu akun fb yang di rilis oleh, Mujiono Yasin terkait pembangunan jalan beton di Jalan Hasanudin Yosomulyo, Kecamatan Metro Pusat, baru saja jalan tersebut dibangun sudah retak.14368885_1014385248672796_6602640801182499620_n

“Jl. Hasanudin Yosomulyo Metro Pusat sudah selesai di bangun beton dan pekerja sudah beres2 pergi, jalan sekarang hancar tidak berlubang lagi, namun retak padahal baru itungan hari selesai dibangun dan sekarang masih dibiarkan,”ungkap Mujiono Yasin melalui fb nya.14292235_1823170987902679_1726373719129145068_n

Terpisah, Randy Agis Saputra, juga mengunggah salah satu pekerjaan aspal yang ada di Jl. Nusantara, 25 Polos Metro Selatan. Dia mengatakan sebelum digelar aspal pihak pemborong melakukan penyeprotan dengan solar campuran aspal, ketebalanaspal hanya setebal rokok sebatang, dan hingga berita diturunkan aspal tersebut sudah ada yang mengelupas.

“Memang sebelum digelar aspal baru sempet di semprot solar campuran aspal,tapi ketebalan cuma setebal rokok sebatang,malah ada yg dah ngelopek karna tidak lengket,modusnya para pemborong pintar sebelum aspal baru digelar mereka sudah membikin lobang diaspal yg lama sehingga nanti tiba waktu survai ketebalan keliatan setandar yg diajukan oleh dinas PU dan cuma itu jalan yg berdebu tidak mereka bersihkan dulu,langsung mereka semprot dengan solar campuran aspal lalu di gelar aspal baru,”beber Randy Agis Saputra, melalui akun fb nya.14433074_1823171114569333_4781764771254641753_n

Melalui akun fb, Randy meminta kepada Kepala Dinas PU Metro dan terkait untuk meninjau kembali sejumlah proyek tersebut. Sebab masih kata ia, dana yang dipergunakan untuk pembangunan itu uang rakyat.

“Apa yg seperti ini yg disebut proyek tolong pak kepala PU metro tinjau kembali dengan benar proyek anda,itu uwang rakyat jangan dibikin ajang bisnis,”tegas Randy.(*).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here