Mustafa,, Program Jumat Gotong-royong menggerakkan masyarakat Untuk Bersama-sama membangun Daerah.

0
123
(fotoistimewa)

Lampung Tengah(DLO)- Selain ronda, budaya gotong-royong telah mengakar di Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng). Jika di daerah lain dikenal dengan program `Jumat Bersih`, di Lamteng punya `Jumat Gotong-royong`.

Program yang digulirkan Bupati Mustafa bertujuan menggerakkan masyarakat untuk bersama-sama membangun daerah. Gotong-royong juga menjadi salah satu kearifan lokal yang harus dijaga.

“Alhamdulillah gotong-royong sudah menjadi budaya di masyarakat. Lewat Jumat Gotong-royong, masyarakat tergerak untuk bersama-sama menjaga lingkungannya. Mudah-mudahan ini bisa dijalankan secara konsisten di seluruh kampung di Lampung Tengah,” ungkap Mustafa, Jumat (12/5).

Dia menambahkan, gotong-royong yang dilakukan warga tidak hanya sebatas aksi bersih-bersih lingkungan, tetapi juga memperbaiki infrastuktur-infrastuktur yang rusak, seperti jalan, jembatan dan lainnya.

“Lewat gotong-royong, warga diajak untuk bergerak. Jangan menunggu pemerintah. Terlebih Lampung Tengah sangat luas, masih banyak jalan yang rusak. Gotong-royong solusi atas permasalahan tersebut,” imbuhnya.

Camat Seputihraman I Nyoman Gunadi Yasaputra mengatakan, penerapan gotong-royong di wilayahnya diserahkan kepada masing-masing dusun sesuai dengan kesepakatan dan kebutuhan. Setiap dusun bisa membuat regulasi sendiri terkait peraturan gotong-royong yang ditetapkan.

“Gotong-royong sudah menjadi budaya masyarakat disini. Nanti penerapannya dilakukan sesuai kebutuhan. Dan masing-masing dusun punya peraturan yang berbeda. Namun sejauh ini masyarakat antusias, kami tidak ada kendala menggerakkan mereka untuk gotong-royong,” katanya.

Di Seputihraman, kata dia, gotong-royong umumnya dilakukan dengan membersihkan lingkungan, pure-pure atau rumah ibadah, sekolah, balai desa, maupun pembangunan sarana publik. “Budaya ini akan terus kita pertahankan. Apalagi ini menjadi salah satu program bupati, tentunya harus dijaga dan dilaksanakan secara konsisten,” kata Nyoman.(rls)