Mustafa: Pemberdayaan Masyarakat Tidak Lagi Dari Atas

0
127

Gunung Sugih, Lampung (Duta Lampung Online) – Bupati Lampung Tengah Dr Ir H Mustafa mengatakan, pola pemberdayaan masyarakat Kampung tidak lagi bersifat petunjuk dan pengendalian dari atas, tapi ditumbuhkan dari bawah atas prakarsa sendiri yang difasilitasi oleh pemerintah kampung dan pemerintah kabupaten.

Pada dasarnya keberhasilan daerah dalam menyelenggarakan odaerah tidak hanya ditentukan oleh dukungan sumber daya yang dimiliki, tetapi juga dukungan kelembagaan kampung, katanya saat membuka Orientasi Kepala Kampung Kabupaten Lampung Tengah Tahun 2016 di Gunung Sugih, Senin.

Ia menjelaskan, kampung merupakan satuan pemerintah terendah dalam daerah  kabupaten, maka pengaturan kelembagaan kampung menjadi sangat penting, jika pengaturannya tidak tepat, akan berakibat pada labilnya basis sosial budaya pemerintah daerah.

“Dengan memahami prinsip tersebut, diharapkan muncul prakarsa-prakarsa dari kampung. Sementrara pemerintah daerah hanya memfasilitasi saja,” kata Mustafa.

Dengan prinsip itu dan untuk kelancaran pelaksanaan pembangunan, khususnya di kampung dan kecamatan maka sangat diperlukan peningkatan kualitas dari aparatur kampung. Terlebih dengan adanya alokasi dana kampung maka peran kepala kampung menjadi sangat penting.

Melalui orientasi kepala kampung yang mengambil tema “Mewujudkan kepala kampung yang berintegritas menuju kampung yang maju, mandiri dan sejahtera”, kata Bupati, diharapkan dapat meningkatkan integritas para kepala kampung serta memiliki komitmen untuk memajukan kampung masing-masing.

Orientasi kepala kampung ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah untuk lebih meningkatkan peran kepala kampung, memperpendek birokrasi dan mempermudah pelayanan kepada masyarakat.

“Saya juga berharap, melalui acara ini terjadi peningkatan kapasitas, wawasan, dan integritas dari para kepala kampung, sebagai ujung tombak penyelenggaraan pemerintahan di kampung,” ujarnya.

Bupati juga berharap ada peningkatan kemampuan kepala kampung dalam pengelolaan administrasi pemerintahan kampung sehingga dapat berjalan baik, terarah dan tepat sasaran.

Acara orientasi itu diikuti sebanyak 68 kepala kampung, mereka akan mendapatkan pembekalan materi antara lain kebijakan oemerintah dalam tata kelola pemerintahan kampung, manajemen konflik dan rembug kampung, produk hukum kampung, pola pengawasan penggunaan dana desa, dan revolusi mental.

Pemateri antara lain Asisten bidang Pemerintahan Pemkab Lampung Tengah, Kodim 0411 Lampung Tengah, Polres Lampung Tengah, dan Kadispenda Lampung Tengah.(DLO/Rls)