Bupati Mustafa : Anggota Satpol PP Harus Menjaga Nama Baik

0
143
Bupati Lampung Tengah, Mustafa menyerahkan sertifikat kepada salah satu personel Satpol PP yang telah mengikuti pelatihan dasar kesamaptaan di Mako Batalyon B Pelopor Gunung Sugih, Rabu (14/12) (Foto: Humas Pemkab Lampung Tengah)

Lampung Tengah (Duta Lampung Online) – Bupati Lampung Tengah, Mustafa minta agar Satuan Polisi Pamong Praja di lingkungan pemerintahannya dapat menjaga nama baik korps dan jangan sampai membuat tindakan tercela.

“Jika sampai melakukan tindakan tercela maka akan menimbulkan dampak buruk terhadap kinerja pemerintah,” kata Bupati saat memimpin apel penutupan pelatihan dasar kesamaptaan personel Satpol PP Kabupaten Lampung Tengah di Mako Batalyon B Pelopor Gunung Sugih, Rabu.

Ia menjelaskan, kewibawaan Satpol PP tidak diukur dari pakaian dan atributnya, melainkan dari konsistensinya menegakkan aturan secara proporsional dan profesional.

Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Pemerintah No 6 Tahun 2010 tentang Satpol PP guna mendorong peningkatan aspek kelembagaan utamanya tentang peningkatan peran dan tanggung jawabnya.

Oleh karena itu, Mustafa meminta jajaran Satpol PP agar dapat meningkatkan kinerjanya dan menjalankan tugas secara profesional.

Dalam mengamankan program-program pemerintah daerah khususnya penegakan perda di tengah-tengah masyarakat, Satpol PP diharapkan bekerja secara maksimal.

Satpol PP harus mampu mengayomi dan melayani masyarakat melalui cara-cara persuasif, simpatik dan edukatif. “Dengan demikian, akan tercipta kamtibmas yang didambakan masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu Kepala Satpol PP Lampung Tengah, Letkol Endon Nariman Agus Sujaja menjelaskan, ada 204 personel yang mengikuti pelatihan dasar kesamaptaan Satpol PP.

Mereka dilatih langsung oleh pelatih-pelatih Brimob selama 10 hari. Sebelumnya mereka juga mengikuti Diksar selama satu bulan di Batalyon 143 yang dilatih langsung oleh aparat TNI.

Pelatihan ini akan dilaksanakan secara berkeainambungan agar fisik dan mental mereka terus terlatih. Anggota Pol PP angkatan sebelumnya yang belum mengikuti Diksar juga diwajibkan mengikuti pendidikan.

“Dengan dilatih langsung oleh aparat diharapkan menghasilkan Pol PP yang berkualitas dan profesional,” katanya(Ant)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here