Menhan : Tingkatkan Kekuatan Nasional

0
6

Jakarta, (Duta Lampung Online) – Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengatakan, unsur-unsur kekuatan nasional yang terdiri kekuatan demografi, sumber daya alam, ekonomi, politik, militer, dan psikologis bangsa, berperan penting bagi Indonesia untuk menghadapi tantangan global.

Menhan menyampaikan hal itu, saat memberikan orasi ilmiah dengan tema “Peran Indonesia Menghadapi Perubahan Dunia Global dalam Satu Dekade ke Depan” pada Wisuda Semester Gasal Tahun Akademik 2021/2022 Universitas Pancasila di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Selasa (7/6/2022).

“Menurut Professor Hans Morgenthau yang dikenal sebagai guru hubungan internasional dengan aliran realis, aliran realis mengakui kenyataan. Mereka mengatakan dalam hubungan antara negara yang berlaku adalah kekuatan. Power,” kata Menhan seperti dalam siaran pers Kemenhan.

Selain itu, Prabowo juga mengungkapkan pernyataan ahli sejarah Thucydides, yang kuat akan melakukan apapun yang mereka mampu lakukan.

“Sahabat iya, niat baik iya, tapi di ujungnya adalah kekuatan. Dan untuk itu, seperti kata ahli sejarah Thucydides 2.500 tahun yang lalu bahwa the strong will do what they can, the weak suffer what they must (yang kuat akan melakukan apa yang mereka bisa, yang lemah menderita apa yang harus mereka derita),” jelasnya.

Membedah unsur-unsur kekuatan nasional tersebut, Prabowo menyoroti aspek militer yang merupakan salah satu dari unsur kekuatan nasional yang penting.

“Bangsa itu apakah mampu mengolah, me-manage, mendirikan, melatih tentara yang baik?Kita punya kekayaan yang luar biasa, kita perlu tentara yang baik,” ujarnya.

Dalam orasi tersebut, Menhan Prabowo juga menegaskan kembali sifat-sifat menuju keberhasilan kepada para wisudawan sebagai calon-calon pemimpin, yaitu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, mengasah kecerdasan, disiplin, berfikir positif, semangat tidak mengenal menyerah, mampu bekerjasama, dan kesetiaan. Gantungkanlah cita-citamu setinggi langit, meskipun kau harus jatuh, kau akan jatuh di antara bintang-bintang,” ujar Menhan Prabowo kepada para wisudawan mengutip kata-kata Presiden Soekarno.

Diakhir orasi ilmiahnya, Menhan Prabowo menyerahkan secara simbolis kepada para wisudawan, 1.200 buku berjudul “Paradoks Indonesia” dan “Kepemimpinan Militer: Catatan dari Pengalaman Letnan Jenderal TNI (Purn.)

Saat menyerahkan buku tersebut, Prabowo Subianto didampingi Rektor Universitas Pancasila Prof. Dr. Edie Toet Hendratno, SH., M.Si., FCBArb dan Ketua Pembina YPPUP Dr. (HC) Ir. Siswono Yudo Husodo dan Ketua Pengawas YPPUP Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar. (Her, Sg,SH)