Lapor Pak Kapolri , Mandulnya Penegakan Hukum Dari Kapolda Serta Kapolresta Atas Aktivitas Perjudian Di Kota Batam

0
12

Batam (Duta Lampung Online)-Dugaan aktivitas perjudian yang berkedok Gelper menjamur di Kota Batam menggungkap bahwa penegakan hukum di Kota Batam terasa tidak ada ibarat Mandul , izin melapor Pak Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo , Selasa (17/05/2022)

Hasil investigasi awak media dilapangan terkait perjudian , dimana diduga banyak pengusaha yang berkedok membuka usaha Tempat hiburan malam maupun gelanggang permainan akan tetapi terindikasi unsur perjudian , diantaranya pengusaha berinsial AL yang diketahui pemilik dari tempat hiburan malam Biliard Center PUB and KTV dan Gelper City Hunter serta masih banyak lagi yang dimiliki oleh AL.

Kemudian diketahui juga bahwa AL memiliki tangan kanan berinisial AS dan SM yang dimana diduga peran kedua ini bertugas dalam menghandle pemberian upeti kepada aparat penegak hukum

agar tertutup informasi terkait dugaan kegiatan perjudian tersebut.

” Biliard Center PUB and KTV ada perjudian bola pimpong dan pemilik nya AL serta AS dan SM sebagai tangan kanannya untuk menghandle Upeti kepada aparat penegak hukum , bukan hanya Biliard Center yang dimiliki AL , ada juga Gelper City Hunter dan Gor depan BCS Mall dimana dulunya lokasi tersebut adalah GOR kemudian dibeli AL terus di jadikan Gelper , untuk namannya saya lupa bang” terang salah satu narasumber yang tidak mau diketahui namanya.

Selanjutnya diketahui banyaknya dampak negatif yang ditimbulkan dari kegiatan perjudian diantaranya :
1. Dampak negatif dari sisi generasi muda , dimana banyak anak sekolah yang akan ikut terpengaruh melakukan kegiatan perjudian tersebut.
2. Dampak negatif dari sisi rumah tangga , banyaknya terjadi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) akibat terpengaruh oleh perjudian
3. Dampak negatif dari sisi kriminal , banyaknya kasus kriminal yang ditimbulkan oleh perjudian antaranya : pencurian dan penjambretan
4. Dampak negatif dari sisi lingkungan masyarakat, dimana perjudian tersebut dapat menimbulkan keributan yang menjadikan lingkungan itu tidak kondusif , aman dan terkendali.

Kemudian informasi yang diterima dari salah satu pengunjung City Hunter mengatakan jika mau menukarkan koin dengan uang tempatnya berbeda.

” Nanti kita kalo mau ngisi koin dimesin akan di samperin sama wasitnya bang , setiap mesin ada wasitnya , nah kita mau isi 50 ribu atau 100 ribu nanti wasitnya mengisi koinnya ke mesin memakai kunci , terus jika kita menang mau tukar koin nya dalam bentuk duit , wasitnya akan memberikan kartu berbentuk voucher , di voucher tersebut sudah ada nominal-nominalnya , nah voucher itu kita bawa di tempat yang berbeda , sekitaran beberapa gedung dari sini lokasinya bang untuk ditukar ke duit ” ungkap nya.

Atas informasi tersebut awak media sudah mengkonfirmasi kepada Kapolresta Barelang AKBP Nugroho Tri N, SH.S.IK, MH lewat laman whatshapp , akan tetapi belum ada jawaban sampai berita ini di naikan.

Seperti nya kegiatan perjudian yang berkedok gelanggang permainan maupun tempat hiburan malam sudah menjamur di Kota Batam , akan tetapi belum ada tindakan tegas dari aparat penegak hukum Atau tidak tersentuh hukum , dimana Polda dan Polresta Barelang seolah – olah menutup mata akan hal ini.Darmawan alam syah