Kunjungi Tanggamus, Ini Yang Disampaikan Menteri BUMN-RI Erik Thohir

0
11

Tanggamus  ( DLO) – Mentri Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia (BUMN-RI) Erik Thohir, melaksanakan kunjungan kerja ke Pertamina Marine Region III Kota Agung, Tanggamus untuk melaunching kapal VLCC (Very Large Crude Carrier) Pertamina Pride, Kamis 15 April 2021.

Rombongan juga menuju ke VLCC (Very Large Crude Carrier) Pertamina di Teluk Semaka, guna melaksanakan kegiatan seremonial VLCC Pertamina Pride yang memiliki kapasitas muatan 2 juta barel Crude Carrier dengan panjang kapal 330 meter, 25 meter tinggi dari permukaan laut dan lebar 60 meter.

Terkait kegiatan tersebut, Polda Lampung dan Polres Tanggamus bersama jajaran TNI, melaksanakan pengamanan kegiatan VVIP sejak rombongan tiba di Lampung melalui bandara raden intang, hingga kembali ke Jakarta dengan titik take off di lapangan merdeka kota agung.

Pengamanan di Tanggamus ini dipimpin langsung Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya, SIK bersama Dandim 0424/TGM yang juga menghadiri kegiatan menteri saat transit di kantor Pertamina Marine Region Kota Agung.

Menurut Kabag Ops Polres Tanggamus Kompol Bunyamin, SH bahwa personel gabungan yang terlibat pengamanan meliputi pengamanan pengaturan lalu lintas, terbuka maupun tertutup dan pengawalan.

“Personel terlibat pengamanan merupakan gabungan Polda, Polres dan TNI. Untuk Polres Tanggamus sendiri dipimpin bapak Kapolres dengan jumlah keseluruhan 120 personel,” kata Kompol Bunyamin.

Sementara itu, dalam pantauan seluruh kegiatan menteri BUMN dan rombongan di kabupaten tanggamus berlangsung aman dan kondusif hingga rombongan take off menggunakan pesawat heli di lapangan merdeka.

Dan usai turun meninjau kapal VLCC, menteri menteri BUMN Erik Thohir juga memberikan keterangan pers dengan mengatakan, bahwa pihaknya mengunjungi tanggamus guna melakukan pengecekan VLCC, kapal yang selama ini indonesia tidak memiliki dan saat ini telah punya kapal tersebut.

“Saat ini indonesia telah punya kapal VLCC, kebetulan ini menuju saudi arabia untuk mengambil minyak,” ungkap Mentri BUMN Erik Tohir.

Lanjutnya, telah disampaikan oleh Dirut Pertamina bahwa Pertamina juga harus menjadi perusahaan yang membantu ketahanan energi dan salah satunya dengan pengembangan pelayaran di pertamina dengan adanya VLCC yang besar.

“VLCC ini memiliki kapasitas 2 juta liter dan sekarang punya 2. Yang tadinya sewa, saat ini punya sendiri dan Alhamdulillah dengan memiliki sendiri dapat menghemat 25 persen daripada penyewaaan, tetapi dari segi operasional juga menghemat 25 persen. Sehingga akan menjadi dari transformasi pertamina untuk menjadi bagaimana ketahanan energi,” ujarnya.

Terkait harapan Bupati Tanggamus adanya Kawasan Industri Tanggamus (KIT) atau sebelumnya biasa disebut Kawasan Industri Maritim (KIM), menteri BUMN mengaku bahwa sangat wajar setiap daerah pada masa pandemi covid-19 mencari potensi-potensi pengembangan masing-masing daerahnya.

Karena tentu dengan covid ini, keseimbangan ekonomi terganggu dan juga pencari pekerjaan. Ini realita yang harus dihadapi, karena itu pemerintah pusat dan pemerintah daerah tentu harus mencari solusi, seperti yang sudah kita lakukan, kementerian BUMN bahwa melihat lampung merupakan potensi dua hal yaitu lumbung pangan nasional tapi juga bisa internasional karena lampung sendiri sudah produksi yang namanya nanas, gula, kelapa dan lainnya yang tanahnya subur bisa dikembangkan.

Yang kedua, ia juga melihat di bakauheni, BUMN membangun wisata untuk lokal dan melihat situasi yang sama di kabupaten tanggamus, ia melihat potensi yang sama dan dapat didiskusikan dengan pimpinan daerah tanggamus. Sehingga dapat memanfaatkan potensi lumbung pangan dan juga bisa menjadi potensi wisata seperti yang terdekat juga ada air terjun lalu ada lumba-lumba dengan strategi awal turis lokal.

“Jika industri lainnya, kami akan mempelajari terlebih dahulu dan telah disampaikan bupati bahwa di tanggamus terdapat proyek strategis nasional (PSN) yakni kawasan industri yang dilihat potensinya bagus dan BUMN akan terlibat,” tandasnya. (*saparudin)