Kronologi Aksi Pecah Kaca Mobil di Lampung Utara, Uang Rp 164 Juta untuk Beli Karet Raib

0
32

Lampung Utara ( Duta Lampung Online ) Anton Cawis Utomo (30), warga Dusun III Margorejo, Desa Margorejo, Kotabumi Utara, Lampung Utara, menjadi korban kejahatan jalanan modus pecah kaca mobil.

Apesnya, ia harus kehilangan uang ratusan juta yang baru diambilnya di bank.

Anton menceritakan kronologi kejadian itu.

Dia baru mengambil uang di Bank BRI Cabang Kotabumi, Senin (1/11/2021).

Uang sebanyak Rp 164 juta itu dimasukkan ke dalam tas.

“Diletakkan di bawah jok belakang,” ujar Anton.

Anton menjelaskan, uang itu rencananya dipakai untuk membeli karet.

Ia pun meletakkan uang itu di bawah jok belakang.

Korban juga tidak merasa curiga saat ban mobilnya bocor.

“Saya kira wajar di jalan alami pecah ban,” ucap dia.

Saat hendak menambal ban itulah korban baru menyadari kaca mobilnya sudah pecah.

Setelah mendatangi tukang tambal ban, ia kaget mendapati kaca kiri bagian belakang mobilnya sudah pecah.

Ia pun semakin terpukul begitu mengetahui uang di mobilnya ikut raib.

Setelah itu, korban menghubungi keluarganya untuk mendampinginya melapor ke pihak berwajib.

“Saya masih syok saat ini. Saya langsung lapor ke Polres Lampung Utara,” jelas dia.

Aksi pencurian pecah kaca mobil terjadi di Lampung Utara.

Pelaku beraksi di Kecamatan Kotabumi, Lampung Utara, Senin (1/11/2021) sekitar pukul 13.10 WIB.

Peristiwa itu dialami Anton Cawis Utomo (30), warga Dusun III Margorejo, Desa Margorejo, Kotabumi Utara, Lampung Utara.

Dia mengatakan, awalnya ia mengambil uang di bank menggunakan mobil Toyota Avanza Veloz BE 1889 KW.

Ia bersama istri dan dua anaknya.

“Saya habis ambil duit dari bank,” ujarnya.

Di tengah perjalanan, ia berhenti karena ban mobilnya bocor.

Ia lalu membelokkan mobilnya ke arah Jalan Ahmad Akuan untuk menambal ban.

Saat itulah ia terkejut melihat kaca mobil sebelah kiri belakang sudah pecah.

“Uang yang ditaruh di belakang juga raib,” jelasnya.