Korban Penganiayaan Berbuntut Panjang, Kapolsek Harap Masyarakat Tidak Berasumsi

0
131
ilustrasi

TULANG BAWANG BARAT (Pena Berlian Online) – Penganiayaan terhadap seorang warga
berinisial SA (28) warga Tiyuh Mulya Kencana Kecamatan Tulang Bawang Tengah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) Provinsi Lampung, pada Senin tanggal 04 Desember 2017 sekitar pukul 16.00 Wib. beberapa waktu lalu, tampaknya berbuntut panjang dan saling melaporkan atas tindakan kekerasan yang dialami kedua belah pihak.

Dijelaskan Kapolsek Tulang Bawang Tengah Kompol Leksan Ariyanto, bahwa telah terjadi pada hari Senin tanggal 04 Desember 2017 tahun lalu, penganiayaan oleh PA terhadap SA, saat korban berinisial SA sedang menjaga toko elektronik milik orang tuanya bernama Muhammad Yunus di Tiyuh Mulya Kencana Kecamatan Tulang Bawang Tengah Kabupaten Tubaba.

“Kronologisnya, PA yang berumur 29 tahun, menemui SA yang berada didalam toko elektronik milik MY, lalu tiba-tiba terjadilah keributan adu mulut, sehingga SA meminta PA untuk pergi, tetapi PA malah memegang rahang mulut SA dengan menggunakan tangan, sehingga bibir SA mengalami luka lecet, dan tangan dibagian telunjuk sebelah kiri terasa sakit.” terang Kapolsek Tulang Bawang Tengah kepada Media Newslampungterkini.com pada
Rabu (7/3/2018) sekitar pukul 19.00 Wib.

Lanjutnya, akibat kejadian tersebut MY orang tua SA melaporkan PA ke Mapolsek setempat untuk diproses lebih lanjut dengan laporan polisi Nomor : LP/B-489/XII/2017/PLD LPG/RES TUBA/SEK TBT, tanggal 04 Desember 2017.

“Dari kejadian telah di amankan satu buah sapu lantai berganggang besi berlapis plastik warna silver dengan ukuran 50 Cm kemudian satu potong kemeja lengan pendek warna orange tanpa kancing atas dan bawah, serta membuatkan permintaan Visum Et Repertum

guna proses penyidikan lebih lanjut dan melakukan proses persidangan tindak pidana ringan.” Ujar Leksan. Setelah kejadian tersebut, tampaknya persoalan belum usai, sehingga pada hari jumat tanggal 19 januari 2018 sekitar pukul 22.00 Wib, PA mendatangi SA yang berada di Tiyuh Mulya Kencana RK 3 untuk meluruskan persoalannya.

“Sekitar pukul 21.00 Wib. PA mendatangi SA untuk menjelaskan permasalahannya, setibanya di tempat SA, PA mengetuk pintu depan dan pintu samping, lalu SU dan AB keluar dari dalam rumah berikut SA untuk membuka pintu samping rumahnya, lalu percakapan pun terjadi dan DA meminta PA untuk segar pulang, tetapi PA menolak dan tiba-tiba SU memukul pipi, telinga dan tangan PA, yang turut dibantu oleh pelaku AB memukul kepala, pundak dan leher PA kemudian korban berinisial PA melarikan diri dan bertemu dengan saksi berinisial EN dan K, lalu korban dibawa pulang kerumah oleh kedua saksi.” tutur Leksan.

Atas kejadian tersebut PA sebagai korban melaporkan Kasusnya berdasarkan laporan polisi Nomor : LP/ B-09 /I / 2018 / PLD LPG/RES TUBA / SEK TBT, tanggal 20 januari 2018

“Saat ini tersangka berinisial SU berumur 49 dan AB berumur 21 tahun, yang beralamatkan di Tiyuh Mulya Kencana Kecamatan Tulang Bawang Tengah Kabupaten Tulang Bawang Barat telah ditangkap sebagaimana dalam pasal 170 ayat (1) KUHP, dan kami amankan pada Selasa 6 maret 2018 untuk proses lebih lanjut.” terang Leksan.

Menurut Kapolsek, pada kedua perkara tersebut akan dilakukan proses hukum mengingat kedua belah pihak telah saling melaporkan atas kasusnya ke Mapolsek setempat, dan proses hukum sebelumnya telah dilakukan sebagai tindak pidana ringan dan Kapolsek juga berharap masyarakat tidak berasumsi dalam mensikapi persoalan hukum yang terjadi.(*/nlc)