Kodim dan Gapoktan Tanjung Bintang Lamsel Panen Jagung Perdana

0
72
Kodim 0410/Kota Madya Bandar Lampung bersama Gapoktan Tanjung Bintang, Lampung Selatan melaksanakan Panen jagung perdana.

Lampung Selatan (Duta Lampung Online) – Ketua Primkop Kartika Kodim 0410/Kota Madya Bandar Lampung Kapten Inf Wibowo, melaksanakan Panen jagung perdana bersama Gapoktan Tanjung Bintang, Lampung Selatan.

Panen perdana berlangsung di lahan seluas120 Ha milik PTPN VII Unit Kedaton Afdeling 4, di Jalintim Sutami, Tanjungbintang, Senin (13/8).

Program penanaman jagung ini merupakan proyek Ketahanan Pangan Nasional, dan Program ini merupakan kerja sama TNI, dalam hal ini Primkop Kartika Kodim 0410/Kota Bandar Lampung bersama Gapoktan Kecamatan Tanjung Bintang.

Program ini sifatnya pemberdayaan, jika ada kelompok masyarakat petani yang berprakarsa dan memiliki lahan untuk dimanfaatkan untuk ditanami, pihak TNI akan segera merespons dengan baik.

Kaprimkop Kartika Kodim 0410/KBL Kapten Inf Wibowo menyampaikan TNI sebagai salah satu Pilar Negara merasa ikut bertanggung jawab dengan setiap masalah bangsa, termasuk soal ketersediaan pangan, untuk itu kami TNI dalam hal ini Kodim 0410/KBL.

“Bersama rakyat menanam jagung di lahan milik PTPN VII ini, lahan ini sebenar nya sedang dipersiapkan untuk Replanting atau Penanaman Tanaman baru, untuk itu di tahun pertama, di sela-sela musim tanam ini masih dapat dimanfaatkan untuk tanaman palawija, ” katanya mewakili Dandim 0410/KBL Letnan Kolonel Arm Didik Hermono.

Lebih lanjut Kapten Inf Wibowo menyampaikan ucapan terimakasihnya, khususnya kepada pihak PTPN VII yang telah meminjamkan lahan untuk dimanfaatkan oleh Gapoktan, hal Ini semata-mata untuk ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.

“TNI hanya menfasilitasi, baik kepada PTPN VII sebagai pemilik lahan maupun kepada pihak Bank Lampung yang telah memberikan pinjaman amat lunak untuk budi daya ini, sekali lagi kami sampaikan terima kasih,” tandasnya.

Sementara itu, Manajer PTPN VII Unit Kedaton Hidayat menyampaikan Pihak PTPN VII sangat mengapresiasi kegiatan ini, sekaligus memberi kesempatan kepada TNI dan petani yang memanfaatkan lahan.

“Karena PTPN VII juga ingin ikut andil dalam program pemerintah soal ketahanan pangan, namun, pemakaian lahan hanya dapat dipergunakan ketika tanaman karet yang diusahakan masih kecil, setelah Land Clearing sampai pohon umur dua tahun masih bisa, untuk itu pihak PTPN VII akan buat perjanjian untuk tiga siklus palawija, setelah itu kita akan lihat kembali perkembangan tanaman,” paparnya.(*)