KH Zaenal Mustofa Wafat, Ketua DPRD Lampung Barat: Pulangnya Sosok Panutan

0
2

LAMBAR – Ribuan masyarakat tergabung dari para santri, alumni, pengurus, tokoh masyarakat (tokmas), tokoh agama (toga) dan warga pada umumnya mengiringi pemakaman jenazah KH. Zaenal Mustofa pendiri Pondok Pesantren (Ponpes) Miftahul Huda 407 Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Lampung Barat.

Sang Kiai yang akrab disapa Akang itu meninggal dunia di usia 73 tahun Pukul 10.58 WIB, Jumat (25/8/2023) setelah diberikan perawatan di Rumah Sakit Urip Sumoharjo dan dimakamkan di komplek pemakaman Ponpes setempat ba’da isya Jumat.

Kehadiran ribuan pelayat yang datang bukan hanya dari Kabupaten Lambar saja adalah masyarakat mulai dari para santri, wali santri, pengurus, para ulama, dan para pejabat Lambar seperti mantan Bupati Lambar Parosil Mabsus, Ketua DPRD Lambar Edi Novial, S.Kom, anggota DPRD Provinsi Lampung Dadang Sumpena, S.Sos., dan banyak lainnya.

Ketua DPRD Lambar Edi Novial, menyampaikan. Atas nama DPRD Lambar khususnya dan masyarakat Lambar pada umumnya menyampaikan ucapan turut berduka cita.

Mengingat kepulangan Kiai Zaenal Mustofa, tentu menjadi kehilangan sosok penting umat Islam hal itu dapat dilihat dari kehadiran ribuan orang yang mengiringi kepulangannya.

“Masyarakat merasa kehilangan termasuk Pemkab Lambar karena Ponpes Miftahul Huda yang didirikan sang kiai telah banyak mencetak generasi yang mendalami di bidang keagamaan. Termasuk alumni dan santri hingga luar Lampung Barat,” ungkap Bang Edi sapaan akrab Ketua DPRD Lambar tersebut.

Bang Edi juga mengulas rekam semasa hidup almarhum, dimana semasa hidupnya sang Kiai telah banyak berperan baik pikiran, tenaga, waktu dalam rangka peringatan iman dan taqwa.

“Semoga apa yang telah diperbuat dapat ganjaran pahala yang setimpal, amin..” ungkapnya.

Sedangkan disampaikan pengurus Ponpes Miftahul Huda Andy dikalangan masyarakat Islam sosok almarhumah merupakan tokoh agama yang sangat dihormati, karena selama hidupnya menjadi panutan yang menyebarkan Islam, termasuk melalui ponpes yang didirikannya.

Tentunya kata Andy kepulangan sang Kiai ke Rahmatullah di tempat di sisi allah SWT di tempat yang paling mulia.

“Beliau selama hidupnya telah mengabdikan diri dengan menurunkan ilmu islam sebagaimana ajaran Rasulullah Nabi Muhammad SAW untuk jadi bekal kita semua baik dunia maupun akhirat,” sebutnya.*