Ketua DPW PWDPI Lampung Angkat Bicara Terkait Pernyataan Ketum DPP PAI

0
15

BANDAR LAMPUNG (Duta Lampung Online)- Tekait viralnya pernyataan Ketua Umum Badan Pimpinan Pusat (DPP) Perkumpulan Advocaten Indonesia (PAI) Sultan Junaidi ingin sikat Wartawan asal Lampung, terkesan arogan akhirnya, mendapat tanggapan serius dari Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Persatuan Duta Pena Indonesia (DPW-PWDPI) Provinsi Lampung.

Saat dikonfimasi Bung Hadie sapaan akrabnya mengatakan, “Saya sangat menyayangkan vigur tokoh Ketua Umum Pusat yang notabenenya Advokat terkesan arogan, “Saya kecewa salah satu pemimpin organisasi pimpinan pusat Advokat dari perkumpulan para pengacara yang mengerti hukum arogan saat ingin dikonfirmasi terkait BPW organisasi Advokatnya yang sedang rumor di Provinsi Lampung, dengan pemberitaan yang tetap menjaga kode etik jurnalistik berita berimbang.

Bahkan sampai ingin menuntut Wartawan tersebut untuk di Somasi hingga keranah hukum,” kata Bung Hadie saat diminta keterangan terkait salah satu pemberitaan viralnya ketum DPP PAI, Jumat sore (01/09/2023).

Dikatakannya, hal ini semestinya jangan terulang kembali terhadap kekerasan atau mengintimidasi para pekerja Kuli Tinta, karena pekerja Kuli Tinta tersebut tentunya telah dibekali rumus 1w-5h,” terangnya.

“Saya sangat terkesan dengan kata-kata ingin menyikat kalian (red) bahkan hingga membawa nama Wartawan yang katanya Ketua Umum DPP PAI tersebut adalah berangkat dari seorang Wartawan dan hendak berperang antar media,” ulas Bung Hadie.

Ia menerangkan, semestinya hal tersebut jangan sampai terulang kembali khususnya dalam kebebasan Pers, karena telah jelas Pers berkerja berdasarkan Undang-Undang Nomor 40. “Jadi sangat tidak baik memberikan contoh media ingin perang antar media, karena media sifatnya publikasi bukan untuk berperang, terkucuali media yang bekerja sebagai Wartawan tersebut adalah para tokoh pejuang yang dulu terlatih untuk berperang,” ucapnya dengan tersenyum.

“Untuk itu saya selaku pimpinan yang diamanahkan memimpin DPW PWDPI Provinsi Lampung selalu memberikan contoh yang terbaik terlebih lagi khususnya para pekerja Kuli Tinta untuk menjadi dan penyampai informasi yang terdidik dan berpendidikan sesuai jalur kode etik jurnalistik,” tegas Ketua DPW PWDPI Lampung.

Ditambahkannya, selama ini pihaknya telah berusaha untuk bersinergi bersama organisasi Pers khususnya yang berada di Provinsi Lampung agar bersama-sama menaikkan citra Wartawan dimana publik menjadi lebih baik lagi dan menghilangkan asumsi masyarakat selama ini bahwa Wartawan adalah para pereman yang mengorek-ngorek suatu permasalahan kecil untuk dijadikan sebuah kasus. “Karena Wartawan adalah mitra diberbagai pihak selaku penyampai informasi yang benar,” pungkasnya.(rls)