Kemensos Berikan Bantuan Rp. 595.000.000 Kepada Mantan Napi

0
261
Kementerian Sosial RI Joko Purnomo secara dimbolis menyerahkan bantuan modal usaha bagi BWBLP sebanyak Rp. 595.000.000 kepada Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Sumarju Saeni pada hari Kamis 2 Februari 2016 di ruang kerja Kepala Dinas Provinsi Lampung. (Foto: Hms)

BANDAR LAMPUNG (DLO) – (Sebanyak 119 orang Bekas Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (BWBLP) atau lebih dikenal dengan mantan narapidana (napi) di Provinsi Lampung mendapatkan bantuan modal usaha dari Kementerian Sosial RI.

Kasi Pengembangan Kapasitas BWBP Kementerian Sosial RI Joko Purnomo secara dimbolis menyerahkan bantuan modal usaha bagi BWBLP sebanyak Rp. 595.000.000 kepada Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Sumarju Saeni pada hari Kamis 2 Februari 2016 di ruang kerja Kepala Dinas Provinsi Lampung.
Selanjutnya bantuan tersebut oleh Kepala Dinas langsung di serahkan kepada Lembaga Kesejahteraan Sosial “APIK” sebagai salah satu Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial di Provinsi Lampung yang bergerak dibidang pendampingan bagi “bekas napi”.

Dijelaskan oleh Joko Purnomo masing masing BWBLP mendapatkan bantuan modal usaha sebanyak Rp. 5.000.000,- walaupun tidak seberapa nilainya namun apabila ditekuni secara sungguh sungguh akan mendapatkan hasil yang halal untuk menghidupi keluarganya.
Dengan demikian para BWBLP mempunyai kesibukan yang produktif sehingga diharapkan tidak mengilangi perbuatan yang melanggar hukum.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung atas nama Pemerintah Daerah Provinsi Lampung mengucapkan terimakasih kepada Menteri Sosial RI yang telah peduli kepada masyarakat Lampung yang karena berbagai sebab terpaksa melanggar hukum sehingga untuk sementara telah menjadi warga binaan Lembaga Pemasyarakatan.

Kepala LKS “APIK” Sumarju mengharapkan agar bantuan tersebut agar disalurkan kepada warga penerima dan melakukan pendampingan secara intensif. “saya harapkan kepada LKS Apik menyalurkan bantuan secara tepat dan utuh jumlahnya sesuai proposal yang saudara usulkan” katanya.

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Lampung Ratna Fitriani beberapa minggu yang lalu LKS Apik juga telah melaksanakan bimbingan sosial ketrampilan kepada BWBLP sebanyak 119 orang juga diberikan bantuan sebanyak Rp.5.000.000/orang. Mengingat jumlah bekas warga binaaan di Provinsi Lampung sebanyak 1964 orang sedangkan yang telah mendapatkan bantuan baru sebanyak 238 orang kiranya pada tahun mendatang Kementerian Sosial RI berkenan mengalokasikan program tersebut ke Provinsi Lampung. Harap Fitri mengakhiri pembicaraannya. (DL/Hms)