kemenper Bekerjasama Dengan PT SBG Mengelar Pasar Murah di Desa Karya Mukti

0
115
Foto Ist

Lampung Timur(DLO)-  Kementrian Perdagangan bekerja sama dengan pihak swasta membuka dua lokasi titik pasar sembako murah di Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung. Dua lokasi yang menjadi titik pasar sembako murah yakni di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ikhsan Desa Karya Mukti Kecamatan Sekampung dan di Ponpes Bahril Wahdah Desa Negeri Jumanten Kecamatan Marga Tiga.

Staf Ahli Bidang Iklim Usaha dan Hubungan Antar Lembaga Kementrian Perdagangan, Suhanto, di Lampung Timur, Senin mengatakan, pihaknya menyiapkan sebanyak 2.000 paket sembako murah yang dijual di dua titik lokasi pasar murah tersebut. Menurut dia paket sembako murah itu terdiri dari 2 liter minyak goreng,  2 kilogram beras,  2 kilogram gula putih, 2 kilogram tepung terigu dan 1 botol sirup. Satu paket sembako murah ini dijual seharga Rp50 ribu. “Kalau di pasaran satu paketnya dijual Rp100 ribu,” katanya.

Suhanto mengatakan paket sembako yang dujual Kemendag itu adalah  hasil kerja sama dengan PT Sungai Budi Grup wilayah Lampung yang memanfaatkan dana kepedulian sosial  (CSR) perusahaan. “Ini bentuk kepedulian perusahaan terhadap lingkunganya melalui dana CSR, Kementrian Perdagangan hanya memfasilitasi saja,” kata dia.

Direktur Utama PT Sungai Budi Group Wilayah Lampung, Juanaidi berharap pasar sembako murah kerja sama pihaknya dengan Kementrian Perdagangan bisa memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat Lampung. “Partisipasi ini mudah-mudahan bermanfaat buat kesejahteraan masyarakat Indonesia apalagi ini menjelang Idul Fitri,” katanya.

Ia menyebutkan PT Sungai Budi Group Wilayah Lampung mendapat jatah empat titik pasar sembako murah yang digelar di Kabupaten Lampung Timur dan Lampung Tengah.
“Kerja sama dengan Kementrian Perdaganan kita kebagian empat titik, dua di Lampung Timur dan dua di Lampung Tengah,” ujarnya.

Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim menyambut baik pasar sembako murah yang digelar Kementrian Perdagangan bersama PT Sungai Budi di daerahnya. Menurut Chusnunia Pemkab Lampung Timur juga telah menggelar operasi pasar murah awal Ramadhan tahun ini di enam titik kecamatan untuk menekan kenaikan harga bahan pangan.

Namun demikian, Bupati menegaskan, selama bulan Ramadan harga kebutuhan pokok di daerahnya realtif stabil (*)