Kasus Korupsi, Mantan Kadis Perhubungan Lampung Dipenjara

0
538

LAMPUNG – Setelah diperiksa sebagai tersangka sejak pukul 09.00 WIB, Selasa (17/5/2016), penyidik di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung memutuskan untuk menahan mantan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Lampung, Albar Hasan Tanjung. Kejati juga menahan Budi Rahmadi selaku rekanan proyek itu.

Albar yang juga bekas Penjabat (Pj), Bupati Way Kanan dan Pj. bupati Mesuji itu dipenjara sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi land clearing Bandara Raden Inten II (Branti), Lampung Selatan, Provinsi Lampung senilai Rp8,7 miliar.

“Penahanan dilakukan karena penyidik memiliki dua alat bukti dan kami menilai tersangka tidak kooperatif,” kata Aspidsus Kejati Lampung, Robert Tacoy, di gedung Pidsus, seperti dilansir Radarlampung/LO.

Berdasarkan pantauan wartawan, Albar Hasan Tanjung menaiki mobil tahanan Kejati Lampung bersamaan dengan tiga mantan kepala dinas Provinsi Lampung lain, yang juga tersangkut korupsi, yakni mantan Kepala Dinas Pendidikan Lampung dan Pj. bupati Lampung Timur Tauhidi serta eks Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Lampung Sugiarto.w750_h400px__1463483089

Di dalam mobil tahanan jenis Kijang Innova tersebut juga terdapat tiga terpidana lainnya yang juga dipenjara yakni M. Hendrawan selaku rekanan kasus korupsi Disdik bersamaan dengan Tauhidi, dalam proyek yang merugikan negara senilai Rp6,3 miliar serta Budi Rahmadi, juga rekanan, selaku kuasa direktur. (*)