Kakam Terbanggi Subing Gelar Rapat Untuk Membahas Program Padat Karya Tunai

0
65
Kakam Terbanggi Subing Gelar Rapat Untuk Membahas Program Padat Karya Tunai. | foto Iswan

Lampung Tengah (DUTA LAMPUNG ONLINE) – Kampung Terbanggi Subing Kecamatan Gunung Sugih Gelar rapat bersama dalam membahas program padat karya tunai yang dipimpin oleh Kepala Kampung Sopan Putra di balai Kampung Setempat, Selasa (20/02/18).

Padat karya Tunai merupakan Program yang diambil dari Anggaran Dana Kampung, yang berdiri sendiri dari ADK yang termasuk pembersihan badan jalan yang dengan tujuan melibatkan masyarakat kurang mampu.
Kegiatan ini dihadiri seluruh kepala dusun, dan membahas program tersebut, supaya menyampaikan kepada masyarakat agar mereka tau bahwa seluruh aparatur kampung memang bekerja untuk kemajuan Kampung setempat.
Terkait kegiatan ini, kepala Kampung Terbanggi Subing Sopan Putra menyatakan 80 persen penggunaan Anggaran Dana Kampung di prioritaskan  untuk infrastruktur sesuai dengan aspirasi masyarakat.
“Hari ini kami bersama seluruh Kepala Dusun, mengadakan Rapat Koordinasi membahas Padat Karya Tunai sekaligus menyerap aspirasi, jadi tiap kepala dusun bisa mengajukan apa yang menjadi prioritas warganya, dengan demikian program ini dapat dirasakan masyarakat,”ujar Sopan.
Dengan demikian, kata Sopan,  dari 9 dusun di kampung Terbanggi Subing dapat merasakan keadilan dari segi infrastruktur jalan, proses pemerataan pembangunan yang sudah berjalan.
“Setiap pekerjaan sudah pasti ada kendala, tapi dengan adanya program Padat Karya Tunai ini semua berangsur membaik, dan dari hasil pertemuan ini kita sudah menyepakati, dari dana tersebut di bagi empat dusun, alokasinya sekitar 65 juta rupiah. Itu untuk tenaga kerja, honor, dengan panjang jalan 5 M X 100 M dan dibagi empat dusun,”pungkas Sopan.
Hal senada dikatakan oleh Anggota LMK Bapid, ia sependapat dengan apa yang disampaikan oleh  Kepala Kampung, karena ini lah yang di maksud dengan pemerataan pembangunan, dengan demikian wargapun merasakan bahwa mereka pun memiliki kampung Terbanggi Subing.
”Saya sangat setuju dengan apa yang menjadi prioritas kampung kita Terbanggi Subing dengan ada pemerataan pembangunan, apresiasi saya ucapkan. Karena 80 persen untuk pembangunan infrastruktur.
Marilah kita kawal pembangunan tanpa satu kepentingan satu golongan demi kemajuan Kampung kita bersama,”kata Bapid. Dengan demikian, Lanjut Bapid,  Anggaran 65 juta untuk biaya tenaga kerja masyarakat yang kurang mampu.
Ssaya sangat bangga dengan adanya perhatian kepala kampung Terbanggi Subing bisa memberdayakan masyarakatnya sendiri. (iswan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here