Wabup Lamtim Terima Kunjungan Kak Seto Dalam Rangka Berikan Dukungan Moril Korban Kejahatan Seksual

0
0

Lampungtimur-Dutalampung Online – Wakil Bupati Kabupaten Lampungtimur, Saiful Bukhori, Menerima Kunjungan Kerja Ketua Komnas Perlindungan Anak (Komnas PA) Kak Seto Mulyadi di Ruang Kerja nya pada Selasa (17/5 2016).

Wabup Lamtim Terima Kunjungan Kak Seto Dalam Rangka Berikan Dukungan Moril Korban Kejahatan Seksual
Wabup Lamtim Terima Kunjungan Kak Seto Dalam Rangka Berikan Dukungan Moril Korban Kejahatan Seksual

Sebelumnya Kak Seto setibanya di kantor bupati setempat diterima langsung oleh, Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Lampungtimur, Budiyul Hartono.

Kak Seto panggilan akrab Seto Mulyadi mengatakan, ia akan bertemu dengan keluarga korban kekerasan seksual  disertai dengan pembunuhan. Dalam beberapa pekan ini, kekerasan seksual memang marak terjadi di Provinsi Lampung, khususnya di Kabupaten Lampungtimur.

kunjungi-keluarga-mistianah-kak-seto-satgas-perlindungan-anak-perlu-segera-dibentuk.
kunjungi-keluarga-mistianah-kak-seto-satgas-perlindungan-anak-perlu-segera-dibentuk.

“Semoga kunjungan saya ini bisa membantu permasalahan yang terjadi terhadap kekerasan  yang menimpa anak- anak kita di Lampung. Saya berharap tidak ada lagi kasus semacam ini,” ujarnya.

Wabup Lamtim Terima Kunjungan Kak Seto Dalam Rangka Berikan Dukungan Moril Korban Kejahatan Seksual
Wabup Lamtim Terima Kunjungan Kak Seto Dalam Rangka Berikan Dukungan Moril Korban Kejahatan Seksual

Terpisah, kak Seto saat mengunjungi keluarga korban meminta agar secepatnya membentuk Satgas Perlindungan Anak mulai dari tingkat RT sampai ke kabupaten. Dia juga menyampaikan keprihatinannya dengan kasus yang terjadi di Lampung Timur yang menimpa seorang siswi SD bernama Mistiana.

“Ini membuktikan masih banyak predator anak di bawah umur yang merajalela di Lampung Timur,” kata dia, seperti dilansir dari jejema.com.

Ia menambahkan, kasus Mistiana ini terungkap karena terjadi kekerasan dan pembunuhan yang menimpa Yuyun, 13 tahun, di Bengkulu. “Mungkin kalau tidak ada kasus Yuyun ini, kasus Mistiana belum terungkap,” ujarnya.

Oleh karena itu, dia meminta jajaran Pemerintah Kabupaten Lampung Timur membentuk Satgas Perlindungan Anak mulai dari tingkat RT sampai kabupaten. “Kita upayakan menekan tindak kekerasan terhadap anak di bawah umur,” kata dia.

Selain itu, ia mengatakan, keselamatan anak tidak terlepas dari peran serta orangtua dan keluarga.“Penting keikutsertaan orangtua dalam memberikan pengawasan terhadap anak,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemerintah sebisa mungkin tidak memberikan ruang atau celah bagi pelaku tindak kekerasan kepada anak.(Herwantoni/jjc)