BANDARLAMPUNG (DLO) – Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Sumarju Saeni di dampingi oleh Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Henry Riduan melakukan kunjungan kerja (Kunker) di Desa Merak Belantung, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan pada Senin, 6 Februari 2017. Kunker tersebut bertujuan untuk melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan bantuan Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni “Saburai” (RS-RTLH) yang telah diserahkan kepada penerima manfaat sebanyak 20 orang pada beberapa bulan yang lalu.
Disamping itu juga menyerahkan 30 paket sembako dari Gubernur Lampung M.Ridho Ficardo kepada warga miskin di desa Merak Belantung sebagai ujud kepedulian Gubernur Lampung kepada keluarga miskin agar dapat mengurangi biaya pengeluaran selama melaksanakan gotong royong rehabilitasi rumahnya maupun rumah milik orang lain.
Dalam arahannya Sumarju mengatakan bahwa Program RS-RTLH “Saburai” adalah program yang digagas oleh Gubernur Lampung M.Ridho Ficardo yang bertujuan untuk membantu masyarakat miskin agar dapat memiliki rumah yang sehat, indah dan nyaman dimana rumah yang dimiliki sebelumnya tidak layak huni.
Jumlah rumah yang dibantu srbanyak 20 rumah dengan bantuan berupa uang tunai sebanyak Rp. 20jt pada masing masing rumah. Bantuan tersebut tidak akan mendapatkan hasil yang maksimal apabila tanpa didukung oleh masyarakat berupa gotong royong dalam pelaksanaanya. Dengan bergotong royong maka nilai nilai kesetiakawanan sosial masyarakat akan terpatri dalam sanubari sehingga akan tercipta desa yang tentram, damai dan sejahtera. “saya harapkan kepada masyarakat agar pelaksanaan rehap rumah ini dapat dikerjakan secara gotong royong sehingga hasilnya akan lebih maksimal” katanya.
Sementara itu Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lampung Selatan; Wahidi Setiadi mengatakan bahwa program RS-RTLH “Saburai” dengan nilai total bantuan sebanyak Rp.400 juta untuk 20 rumah kondisinya sedang dikerjakan dengan capaian pelaksanaan sekitar 40 sd 75%. Adapun pelaksanaannya dengan pola gotong-royong sehingga cepat terselesaikan dan mendapatkan nilai tambah. Untuk masing masing rumah dengan pola gotong royong menambah nilai rata rata sebesar 40% artinya bantuan sebanyak 20 juta namun realisasi biaya rehabilitasinya sebanyak 28 juta.
Disamping bantuan RS-RTLH Saburai, Desa Merak Belantung pada tahun 2016 juga mendapatkan bantuan RS-RTLH dari Kementerian Sosial RI sebanyak 50 rumah. Masing masing rumah mendapatkan bantuan sebanyak Rp.15 juta sehingga total bantuan sebanyak Rp. 750 juta. Tidak ketinggalan Pemkab Lampung Selatan juga memberikan bantuan serupa sebanyak 20 rumah dengan total nilai Rp.40 juta. Dengan demikian program RS-RTLH di Desa Merak Belantung pada tahun 2016 sebanyak 90 rumah dengan total bantuan sebanyak Rp.1.550.000.000 (satu milyar lima ratus lima puluh juta rupiah) demikian Wahidi mengakhiri sambutannya.
Salah seorang warga masyarakat penerima manfaat Senen (58 th) saat ditemui dirumahnya yang sedang direhab mengatakan “atas nama masyarakat penerima bantuan merasa terharu atas perhatian Bapak Gubernur Lampung Ridho Ficardo yang telah memperhatikan kami. Rasanya tidak mungkin kami akan memiliki rumah seperti orang lain yang sehat dan bersih kalau tidak dibantu Pak Gubernur. Penghasilan kami sebagai nelayan, hanya pas-pasan untuk makan apalagi mau benerin rumah” kata Senen.
Sedangkan Ibu Tatik (55 th) berkali-kali mengucapkan terimaksih dan titip salam hormat kepada Pak Gubernur. “tolong sampaikan terimakasih dan salam hormat kami kepada Pak Ridho, semoga Pak Ridho dan keluarga diberikan kesehatan, kemudahan dan kebahagiaan, amin..” katanya. (Hms)

































