Jembatan Tiyuh Candra Jaya Tuba Rawan Ambrol

0
139

Tulang  Bawang Barat – Duta Lampung Online– Keadaan jembatan Kalimiring Rk3-Rt 12 Tiyuh Candra Jaya, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) sangat mengkhawatirkan, selain pondasi bantalan jembatan telah ambrol sayap kiri dan kanan jembatan tersebut telah termakan usia.

Ambrolnya pondasi bantalan jembatan tersebut, diduga setelah dilakukannya normalisasi pada aliran badan sungai tersebut. sebelumnya, setelah dilakukan Normalisasi oleh Dinas, pihak pelaksana akan melakukan pemasangan batu bronjong di area badan jembatan, namun hingga kini belum terpasang.

Menurut Kepala Tiyuh Candra jaya, Kusno Utomo, mengatakan jika sebelumnya dirinya telah melaporkan ke Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten setempat, terkait kerusakan keadaan jembatan tersebut. “Kemarin saya telah menghadap ke Dinas PU untuk memberitahukan bahwasanya keadaan jembatan itu telah mencapai 75 persen akan ambrol dan dikhawatirkan dapat memakan korban.

Sebab, hingga kini jembatan itu masih aktif dilalui oleh kendaraan besar dan bermuatan melebihi tonase,” kata Kusno, saat dijumpai di kediamanya pada (11/5) kemarin. Selain Dinas PU, lanjutnya, Dinas Perhubungan kabupaten setempat juga disambangi untuk minta bantuan guna dapat melakukan pemasangan rambu-rambu bahaya. pastinya, hal tersebut upaya agar kendaraan besar tidak melalui jembatan tersebut.

“Jembatan itu kan dibangun sekira tahun 1980 waktu kita masih bergabung dengan kabupaten lampung utara. Selain termakan usia, itu juga ada dampak dari normalisasi sungai lalu. dalam hal ini saya berharap, kepada pemerintah khusuna dinas PU agar dapat segera menindak lanjuti dan melakukan perbaikan pisik jembatan tersebut. mengingat jalan ini adalah lintasan lingkar kabupaten,” harapnya, seperti dilansir haluanlampung.com.

Sementara itu Sekretaris Dinas PU setempat, Rizal Irawan didampingi Kabit Bina Marga Baharudin, ketika diminta tanggapan terkait hal tersebut, mengaku jika pihaknya telah turun lapangan guna melakukan kroscek pisik atas jembatan tersebut.

“Ya kami sudah turun melihat langsung keadaan jembatan itu, tahun ini (2016) di APBD-P sudah kita anggarkan untuk pembangunan dan pelebaran jembatan,” katanya. Namun pihak Dinas ini tidak memberi penjelasan lebih lanjut guna melakukan perbaikan guna mengntisifasi terjadinya koban, (son), (hlc).