Insfektorat “Melakukan Pemanggilan Dinas Terkait” Jika Terbukti Melangar Aturan

Pesawaran (Duta Lampung Online)- Dunia pendidikan tingkat dasar (SD) kabupaten pesawaran sering di jadikan ajang bisnis bagi para petinggi di satuan kerja dinas pendidikan ,ini di buktikan banyak nya pengadaan barang yang di lakukan pihak ketiga “kisaran jutaan rupiah “melalui Dinas Dan Korcam korcam Di pemerintah pesawaran.”

“Muhammad A.Seva.”Selaku Sekretaris Insfektorat,” menyampaikan kalau terbukti pengadaan tersebut menyalahi aturan tentang penggunaan anggaran Dana BOS maka pihak terkait akan dikenakan sangsi atau hukuman Sesuai apa yang di lakukan .”Saat Di konsfermasi di ruang kerjanya,”Kamis.12/09/2019.

Muhammad.A.Seva ,”Saya akan mempelajari terlebih dahulu tentang dugaan penyalah gunaan Dana BOS Sesuai Dugaan yang disampaikan atau yang di beritakan terkait temuan di lapangan terkait,” keluhan kepala sekolah dan oprator sekolah tentang pengadaan Aplikasi pengisian raport kurikulum 2013 Dan penerimaan peserta didik baru ( PPDB) Online .” terangnya”

Lebih lanjut “Apa bila dalam melakukan pembelanjaan menggunakan Anggaran BOS tersebut tidak ada dalam petunjuk juknis penggunaan Dana Bos “maka kami akan siap melakukan pemeriksaan tentang laporan penggunaan dana untuk kegiatan biaya oprasional sekolah tingkat dasar di bumi andan jejama .”

“penggunaan dana BOS Sudah di atur pemerintah pusat dalam permendikbud No.18. tahun 2019 tentang perubahan atas permendikbud No.3 tahun 2019 tentang petunjuk juknis BOS Reguler BAB IV penggunaan dana halaman 20 No.2 mengatakan dana BOS Reguler tidak untuk membeli perangkat lunak (software)atau untuk pelaporan keuangan BOS Reguler atau software sejenis (huruf C) sewa aplikasi pendataan atau aplikasi PPDB dalam jaringan  (Daring) (hutuf d) Dan dalam komponen pembiayaan BOS Reguler pada SD halaman 23 No.2 PPDB huruf a menyebutkan biaya kegiatan PPDB , Daftar ulang,atau pendataan terdiri atas pengadaan alat tulis kantor.

Pemerintah dalam melancarkan kegiatan belajar mengajar sesuai keinginan wajib belajar dan perangi kebodohan maka di lakukan sekolah gratis agar masyarakat indonesia bisa cerdas pintar dan sejahtera sehingga mampu menjadi kan bangsa dan negara lebih maju.”(TIM)


Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *