Hidroponik Solusi Menjaga Ketahanan Pangan

0
151

Bandarlampung, Duta Lampung Online (DLO) – Hidroponik adalah budidaya menanam dengan memanfaatka air tanpa menggunakan tanah dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhna nutrisi bagi tanaman. Hidroponik biasanya di terapkan karena kurangnya lahan untuk bercocok tanam khususnya di daerah perkotaan yang lahannya semakin sempit.

Hal ini lah yang melatar belakangi Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Lampung (MAPALA UNILA) menyelenggarakan seminar yang mengusung tema “Hidroponik sebagai salah satu solusi dalam menjaga ketahanan pangan kota.”

Sama halnya seperti yang dikatakan oleh Ketua Umum MAPALA UNILA Hani Meilani yang sering di sapa bowlin pada sambutan seminar tersebut. Dia merasa prihatin dengan lahan hutan vegetasi yang semakin lama berubah fungsi menjadi lahan perkebunan masyarakat contohnya adalah hutan Tanggamus sehingga lahan untuk bercocok tanam di Lampung pun berkurang. Oleh karenanya sebagai organisasi yang berkecimpung di dunia kepencintaan alam ini mengadakan seminar yang selenggarakan di perpustakaan UNILA lantai tiga ruang audiotorium, Sabtu (21/5). Seminar ini bekerjasama dengan PT.Semen batu Raja.

Diki Hidayati selaku Pembina MAPALA UNILA mengapresiasi kegiatan tersebut. Beliau berkata saya sangat mengapresiasi kegitan ini, semoga dengan terlaksananya seminar ini dapat memberikan solusi yang kreatif bagi para peserta dan dapat menerapkan. Dia juga berpendapat bahwa MAPALA UNILA telah banyak memberikan stimulasi yang positif kepada masyarakat walaupun penampilannya cenderung urakan.

Lain halnya dengan Iwan setiawan, dia berharap agar kegiaan ini bukan hanya sekedar seminar namun MAPALA UNILA dapat turun langsung kemasyarakat dan menerapkan sistem hidroponik.
Seminar ini menghadirkan dua pemateri yang berkompeten di bidang tersebut. Narasumber pertama adalah Fauziah yulia adriani, SP,M.Si dari BPTP sedangkan pemateri kedua adalah Ir. Yohannes Cahya Ginting, M.Si beliau merupakan dosen di fakultas pertanian UNILA. Mereka memberikan informasi akan pentingnya hidroponik dan manfaat hidroponik. Contohnya adalah efesiensi lahan, lebih bersih dan hama penyakit lebih terkendali, kualitas tanaman lebih baik dan masih banyak lagi.

“Dengan adanya sistem hidroponik masyarakat dapat secara mandiri memenuhi kebutuhan pangannya dengan lokasi yang kurang luas,” tambah Diki, seperti dilansir dari translampung.com. Dia juga berharap sebagai mahasiswa kita tidak malu untuk bercocok tanam.(*)