Guru SMPN 1 Buay Bahuga Waykanan Lakukan Kekerasan pada Siswa

0
800
Mispar, Guru BP SMPN 1 Buay Bahuga yang diduga telah melakukan kekerasan pada siswa.

BUAY BAHUGA (Duta Lampung Online) – Kekerasan kepada siswa terjadi di SMPN 1 Buay Bahuga Kabupaten Way Kanan. Adalah Fahreza (14) siswa kelas 3 di sekolah setempat harus merasakan sakit di pipinya usai ditampar dan mendapatkan bogem mentah dari Mispar sang guru BP.

Kojin, orang tua Fahreza menuturkan kronologis penamparan anaknya bermula dari soal informasi pembagian rapor dimana Reza menerima informasi rapor hari Sabtu, 28/7/2018. Namun ternyata pembagian rapor dilaksanakan pada hari Jumat, 27/7/2018.

Disebabkan kesalahan informasi tersebut, Reza bersama temannya Dika mendatangi wali kelas untuk menanyakan rapor. “Nah saat ini anak saya ke ruangan guru, tiba-tiba pak Mispar menghampiri Reza dan Dika kemudian memukul dan menonjok keduanya,” cerita Kojin, Senin, 06/08/2018.

Pihaknya juga sempat dipanggil pihak sekolah lantaran anaknya dianggap kurang disiplin. Namun menurut Kojin masalah tersebut hanyalah perkara miss komunikasi. Pasca pemukulan Reza dan Dika, juga sempat dilakukan pertemuan damai antara pihak keluarga dan Mispar.

“Damai sudah dilakukan, tapi ada satu janji yang belum dipenuhi Pak Mispar. Beliau bilang akan datang kerumah untuk meminta maaf dan memberikan ganti rugi segala biaya yang telah saya keluarkan, seperti membayar pengacara. Namun sampai saat ini janji tersebut belum dilaksanakan,” tambahnya.

Karenanya ia berharap dari pihak sekolah khususnya Mispar bisa menunjukan itikad dan tanggung jawabnya untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Mispar mengaku permasalahan dengan Reza dan Dika sudah selesai karena sudah ada kesepakatan damai. “Sudah damai,” ujarnya singkat.(*)