Durian Trenggalek Menatap Pasar Ekspor

0
197

Duta Lampung Online (DLO) – Durian Trenggalek memang tak setenar durian montong. Hanya saja, lantaran durian lokal ini belum dilakukan branding dan dipasarkan secara nasional, menyebabkan durian ini belum banyak dikenal masyarakat luas.

Namun di kabupaten tersebut terdapat varietas durian unggul seperti Ripto, Rindu, dan Kunirjiman yang potensinya bisa menembus pasar ekspor. Ketiga varietas unggul tersebut memiliki kelebihan masing-masing dan bisa berproduksi hingga usia 10 tahun.

Bahkan kini di Trenggalek akan dibangun kawasan hutan durian bertaraf internasional seluas 650 ha, seperti dilansir Sinar Tani, Selasa (7/6).

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman saat mencanangkan International Durio Forestry, di Trenggalek, Jatim, beberapa waktu lalu berharap, kawasan hutan durian bertaraf internasional ini bisa mendorong peningkatan kesejahteraan petani hortikultura. Selain memberi nilai tambah petani, kawasan hutan durian bertaraf internasional akan menjadi awal kebangkitan hortikultura Indonesia.

“Potensi durian lokal di Trenggalek sangat besar dan pasarnya masih terbuka,” katanya. Karena itu, lanjut Amran, Kementan akan mendorong kawasan hutan durian bertaraf internasional ini supaya bisa “go internasional”. Artinya,  durian yang dihasilkan di Desa Sawahan, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Jatim tak hanya untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal, tapi sebagian bisa dijual ke manca negara.(*)